8 Tahanan Ini Menangis saat Diberi Kesempatan Sungkem untuk Peringati Hari Ibu

MAYANGAN – Delapan tahanan Polres Probolinggo Kota membasuh dan mencium kaki ibu dan istrinya. Hal itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ibu yang jatuh setiap 22 Desember. Momen itu membuat para tahanan beserta istri dan ibunya menangis. Kegiatan ini dilakukan di ruang tahanan Mapolresta, Kamis (20/12).

Para tahanan terlihat terkejut ketika siang itu didatangi ibu dan istrinya. Namun, tidak semua tahanan dapat bertemu dengan ibunya. Dari 8 tahanan, hanya tiga orang yang dapat bertemu dengan ibunya. Selebihnya, diwakili oleh istrinya.

Selanjutnya, 8 tahanan itu diminta sungkem kepada ibu dan istrinya. Termasuk, meminta maaf secara langsung atas apa yang telah diperbuatnya. Saat para tahanan itu harus membasuh kaki ibunya, tangis pun pecah. Tak hanya para tahanan, para ibu dan istri mereka juga menangis.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, doa ibu merupakan doa yang paling ijabah, sehingga wajib bagi anak selalu menghormati ibunya. “Hari Ibu merupakan hak setiap warga untuk merayakannya, sehingga kami hadirkan istri dan ibu mereka (tahanan) untuk merayakannya. Paling tidak, secara langsung dengan cara sungkem, membasuh kaki, dan mencium kaki ibu membuka pintu maaf,” ujarnya.

Selain itu, dengan momentum ini, pihaknya berharap dukungan dan doa ibu beserta istrinya memberi dampak positif untuk memudahkan proses hukum yang sedang dijalani. “Mudah-mudahan dengan momentum ini bisa diberi kemudahan dalam menghadapi proses hukum yang saat ini sedang dijalani,” ujarnya. (rpd/fun)