Dinas Kesehatan Klaim Kota Pasuruan Sudah Bebas Kusta

BUGULKIDUL – Penemuan penyakit kusta di Kota Pasuruan menurun drastis. Bahkan selama setahun terakhir, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat tidak menemukan penderita kusta baru. Kondisi ini membuat Kota Pasuruan dinyatakan sudah bebas kusta.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Kota Pasuruan, dr. Shierly Marlena mengungkapkan pihaknya tidak menemukan penderita kusta baru sepanjang 2018. Terakhir kali, temuan kusta oleh Dinkes pada 2016 silam sebanyak 13 kasus.

Sementara tahun 2017 lalu, Dinkes hanya merampungkan pengobatan penderita kusta sebanyak tiga orang. Kondisi ini tidak terlepas dari jangkauan penyebaran kusta yang berhasil diputus dengan penemuan sejak dini melalui kader kesehatan.

“Alhamdulillah, kami tidak mendapatkan laporan temuan kusta di Kota Pasuruan tahun ini. Terakhir, ya tahun 2016 silam. Ini berkat kerjasama antara kader dan masyarakat untuk penemuan lebih cepat,” katanya.

Shierly menjelaskan tidak adanya temuan kusta baru ini membuat Pemkot dinyatakan eliminasi atau bebas kusta. Indikatornya adalah satu tahun tidak ditemukan kusta dan temuan kusta di daerah tersebut kurang dari satu penderita.

“Kendati demikian, pemantauan terus kami lakukan dengan melibatkan kader kesehatan. Sedikitnya ada 1360 kader yang tersebar di 34 kelurahan di Kota Pasuruan. Jadi, jika ada temuan apapun bisa segera tertangani,” terang Shierly. (riz/fun)