Jadi Tulang Punggung Keluarga, Pilih Jadi Pemandu Lagu

MAYANGAN – Tole (nama samaran), 24, warga Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, ini seolah tak tahu malu. Ia ogah bekerja meski harus menghidupi rumah tangganya dengan Minthul (juga nama samaran), 19. Akhirnya, Minthul lah yang jadi tulang punggung keluarga. Ia akhirnya menghidupi keluarga dengan menjadi pemandu lagu.

Tentu saja Minthul uring-uringan dengan suaminya yang pemalas. Usia perkawinan Tole dan Minthul yang baru setahun itu pun kandas. Tubuh Minthul sampai kurus kering gara-gara banting tulang demi memenuhi kebutuhan hidupnya bersama Tole. Ia berangkat siang dan pulang menjelang dini hari untuk melayani tamu karaoke.

Selama setahun ini, Minthul harus memeras keringat dan banting tulang demi menyambung hidup lantaran suaminya tak mau bekerja. Tentu saja kesabaran Minthul ada batasnya. Dia memilih mengakhiri perkawinannya ketimbang terus menderita gara-gara Tole.

“Dari awal nikah sampai sekarang mau cerai, aku yang biayai semua hidupnya,” katanya. Awalnya, Minthul ikhlas saja menikah dengan pria pengangguran. Apalagi, mencari kerja memang susah. “Dia ijazahnya hanya SMA. Ya, susah mau dapat pekerjaan,” imbuhnya.

Sambil menunggu suaminya melamar ke mana-mana, Minthul terpaksa menjadi kepala rumah tangga. Tapi, upaya Minthul ternyata tak membuat suaminya tergerak untuk bekerja. “Dulu padahal sebelum nikah itu dia bekerja lho. Eh, sekarang keenakan menganggur,” katanya.

Minthul awalnya tak bosan-bosan menyuruh suaminya bekerja. Bahkan, Minthul meminjam uang ke bank untuk membuka konter. Tapi, Tole sepertinya tak peka dengan upaya istrinya. “Kalau tak suruh cepat cari kerja, dia ya cuma iya-iya saja. Tapi ya ndak dilaksanakan,” ujar perempuan berhidung mancung itu.

Karena putus asa, Minthul akhirnya mundur teratur. Dia mengaku sudah lelah jadi istri rasa pembantu. “Bahkan program hamilku gak sukses-sukses. Paling pengaruh stres lahir batin ini,” katanya sambil menghela napas panjang. “Tapi untung juga ndak punya anak. Lah calon bapaknya kayak gitu,” katanya. (rpd/rf)