Fix, Insentif Guru Honorer K2 Kabupaten Pasuruan Naik Segini

BANGIL–Tenaga honorer kategori dua (K2) di lingkungan Dispendik Kabupaten Pasuruan bisa sedikit semringah. Ini, menyusul kenaikan insentif yang bisa mereka dapatkan dari pemerintah daerah.

Selama ini, ratusan guru honorer K2 baru mendapatkan insentif Rp 850 ribu per bulan untuk setiap orang. Sementara untuk tenaga nonguru di lingkungan Dispendik, mendapatkan insentif Rp 600 ribu per bulannya. Namun, mulai tahun depan insentif yang mereka dapatkan bisa meningkat. Besarnya kenaikan itu sekitar Rp 150 ribu per orang untuk setiap bulannya.

Peningkatan tersebut disampaikan oleh Kepala Dispendik Kabupaten Pasuruan Iswahyudi. Ia menjelaskan, Pemkab Pasuruan akhirnya menaikkan insentif untuk guru-guru honorer dan tenaga nonguru K2 tahun 2019.

“Peningkatan ini dimaksudkan untuk mendorong kesejahteraan guru dan nonguru honorer K2. Harapannya, mereka semakin termotivasi dalam menjalankan tugasnya,” kata Iswahyudi.

Menurut Iswahyudi, untuk tenaga guru honorer K2 mulai tahun depan bisa mendapatkan insentif sebesar Rp 1 juta. Sementara untuk nonguru, sebesar Rp 750 ribu per bulannya.

Kenaikan tersebut, diberlakukan untuk kurang lebih 535 pegawai. Di mana, sekitar 447 orang di antaranya merupakan tenaga guru honorer K2. Sementara sisanya, 88 orang merupakan tenaga nonguru.

Adanya kenaikan ini pun disambut gembira oleh guru honorer. Eko Budi, salah satu guru honorer K2 misalnya. Ia mengaku, insentif yang didapatkan memang jauh dari UMK Kabupaten Pasuruan. Namun, dengan kenaikan tersebut, setidaknya bisa menjadi kado pergantian tahun bagi guru non-PNS.

“Tentunya kami sangat gembira, jika kenaikan itu benar-benar direalisasikan,” pungkasnya. (one/fun)