Cintai Lelaki Sama, Kakak-Adik Tak Bertegur Sapa, Ngaplo Bersama

AYANGAN – Gara-gara menyukai pria yang sama, Minthul, 30 dan Menthil, 26, (keduanya nama samaran) kakak-beradik asal Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, tidak saling bicara selama 2 tahun. Apesnya, laki-laki yang diperebutkan, ternyata tidak memilih dari mereka. Malah, menikah dengan orang lain.

Diketahui, Minthul bekerja di salah satu pabrik di Kota Probolinggo. Di tempat kerja itu, Minthul bertemu dengan Tole, 31, yang statusnya masih jejaka. Tole memang tidak ganteng, tapi posturnya yang tinggi besar serta klimis, membuat Minthul tertarik. Hubungan keduanya lantas dekat karena seringnya bertemu.

“Kami beda divisi. Tapi kalau pas istirahat biasanya ketemu buat makan bakso bareng. Kalau pas pulang, kadang barengan searah meskipun naik motor sendiri-sendiri,” ujarnya.

Sampai suatu ketika, saat kerja Minthul lupa tidak membawa titipan barang milik Tole yang kebetulan dipinjamnya. Minthul lantas minta tolong pada Menthil untuk membawa barang tersebut. “Ada jaketnya Tole saya pinjam waktu pulang dari pabrik. Lama gak saya balikin karena lupa terus. Akhirnya saya minta adik bawakan jaket itu,” ujarnya.

Menthil ternyata menaruh rasa yang sama pada Tole. Seringkali ia menyimak pembicaraan Minthul dan Tole, saat Tole bertemu di rumahnya. Belakangan Menthil mulai berani minta nomor HP Tole. Namun, Minthul tak memberikannya. Ternyata, Menthil membuka HP Minthul saat sang kakak mandi.

“Ternyata adik buka HP saya dan cari nomor Tole sendiri. Dia mudah melihat nomor HP karena HP saya jadul, jadi tidak bisa dikunci,” katanya. Ketika Minthul minta tolong pada Menthil untuk dibawakan jaket Tole, ternyata dia sudah janjian dengan Tole.

“Padahal, saya minta supaya jaket itu diserahkan saya, biar saya saja yang memberikan ke Tole. Saya juga waktu itu rencana mau pulang diantar Tole. Sengaja motor saya taruh rumah, diantar ojek ke pabrik. Alasannya sepeda lagi diservis,” ujarnya.

Tak disangka, Minthul melihat langsung sang adik menyerahkan jaket itu kepada Tole. Bahkan, mereka mengobrol sambil saling menggoda. Minthul marah bukan kepalang. Dia melabrak adiknya karena terlalu genit. “Ohh adik ganjen. Ngunu yo genit karo wong lanang,” bentak Minthul.

Menthil pun berang dengan tudingan kakaknya. “Lah pean iku sopo? Kok ngelarang-larang aku akrab karo Tole. Gendaan e ta? Aku loh mung ngobrol,” balas Menthil. Pertengkaran itu menjadi perhatian karyawan pabrik. Tole pun diam-diam menyingkir karena malu melihat pertengkaran kakak beradik itu.

Sekarang, sudah 2 tahun sejak pertengkaran itu, kedua kakak beradik ini masih enggan bertegur sapa. “Ndak pernah komunikasi. Kalau ada perlu, saya ngomongnya lewat kakak ipar,” ujarnya.

Keluarga mereka sejatinya sudah berusaha mendamaikan. Namun, belum berhasil. Meskipun, Minthul sendiri berencana menikah dengan pria lain. “Bukan Tole, orang lain. Tole sendiri nikah sama orang lain. Karyawan pabrik juga, tapi bukan saya,” keluhnya. (put/rf)