Berenang di Taman Ria Suropati, Siswa MI asal Malang Tewas

GONDANGWETAN – Agenda berwisata MI At-taraqqie, Malang ke Taman Ria Suropati, Desa Ranggeh, Kecamatan Gondangwetan, Senin (17/12), berakhir tragis. Ini lantaran setelah salah satu siswa dari MI At-taraqqie, Malang ditemukan meninggal di kolam renang. Diduga siswa tersebut tewas lantaran tenggelam.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, korban yang diketahui bernama Ahmada Sakdullah, 11, asal Jalan Kaliurang, Klojen, Kota Malang sudah dalam keadaan tidak bernyawa saat diantar ke Puskesmas Gondangwetan sekitar pukul 10.00 (17/12).

Dari penuturan tim medis UGD Puskesmas Gondangwetan, Umi Murdiyaningsih mengatakan, kondisi korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Namun pihaknya hanya bisa melakukan visum luar. Saat itu kondisi saat dibawa sudah dalam keadaan pucat dan bibir yang biru.

“Kalau dari ciri-ciri luar memang seperti korban meninggal karena tenggelam, termasuk ada bekas sisa muntahan karena meminum air terlalu banyak,” jelasnya.

Namun tetap untuk menemukan penyebab kematian dibutuhan visum dalam. Dan untuk izin dibutuhkan kehadiran keluarga untuk datang ke Puskesmas atau RSUD. Tak lama, sekitar pukul 14.00, jenazahpun dipindahkan ke ruang jenazah di RSUD Dr R Soedarsono, Kota Pasuruan sambil menunggu kedatangan keluarga.

Jawa Pos Radar Bromo sudah berusaha untuk mendatangi TKP yaitu di Taman Ria Suropati. Sayangnya media dilarang masuk meskipun dari pantauan Radar Bromo kegiatan wisata dari pengunjung masih berjalan dengan normal.

Abdul Rahman, operasional manajer Taman Ria Suropati mengatakan, pihak tempat wisata memastikan akan memberikan santunan kepada korban yang meninggal saat berwisata disana. “Kami pasti beri santunan, terkait jumlahnya masih menunggu rapat manajemen,” jelasnya.

Terkait insiden kemarin, kondisi Taman Ria Suropati memang masih dibuka meskipun kantor manajemen memang rutin tutup saat hari senin. Namun untuk life guard atau penjaga kolam renang dipastikan tetap stand by di pinggir kolam renang.

“Untuk hari biasa ada 2 life guard. Karena kondisi saat ini sudah masuk hari libur dan lebih banyak pengunjung maka kami tambah 2 orang lagi jadi total ada 4 life guard,” terangnya. (eka/fun)