Adik dan Kakak Ipar di Wringinanom Carok di Ladang, Sang Kakak Tewas

KURIPAN – Peristiwa carok kembali terjadi di Kabupaten Probolinggo. Kali ini aksi carok itu dilakukan oleh kakak dan adik ipar asal Warga, Dusun Krajan, Desa Wringinanom, Kecamatan Kuripan. Akibatnya, sang kakak tewas di tangan adik iparnya sendiri usai mendapat bacokan dan mengalami luka parah di bagian bahu kiri.

Mereka adalah Arman, 60, dan Samat, 65. Mereka berduel di tengah ladang milik mereka sendiri yaitu di Dusun Krajan desa setempat. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, duel kakak adik tersebut terjadi sekitar pukul 14.00. namun, tidak ada yang tau persis seperti apa kejadian itu. Sebab, warga hanya menemukan jenazah Samat yang sudah terlentang di tengah lahan sawah yang hendak ditanamnya.

“Tidak ada yang tahu bagaimana kejadiannya. Saya sendiri tahunya ya sudah dikerumuni banyak orang. Katanya ditemukan oleh warga yang akan pergi ke sawah,” kata Marwono, salah seorang perangkat desa setempat.

Warga tahu kalau korban carok lantaran dari istri pelaku yaitu Ambyati, 60, yang tak lain adik korban. Saat warga berdatangan, Ambyati ada dilokasi. Dan saat itulah, ia kemudian mengatakan kepada warga bahwa yang membunuh kakak kandungnya itu adalah suaminya.

“Istrinya sendiri yang mengakui kalau suaminya yang membunuh kakaknya itu. Makanya kami tau kalau dia yang membunuh. Selain itu juga ada warga lain yang melihat pelaku lari dengan darah ada di keningnya. Tapi tidak tau itu luka atau darah korban,” jelasnya.

Juki, kasun di desa setempat mengatakan, dia tidak menyangka hal itu akan terjadi. Sebab, korban dengan pelaku sendiri tinggal satu rumah. Korban tidak memiliki istri lantaran cerai. Sehingga ikut adiknya. Keseharian korban dengan pelaku terlihat oleh warga sangat akrab tidak pernah ada cek-cok. (sid/fun)