Usai Verifikasi, Bantuan Rehab Rumah Tak Layak Huni Menyusut Puluhan Unit

PURWOREJO – Keinginan warga tidak mampu agar segera mendapatkan bantuan rehab untuk rumah tidak layak huni (RTLH) tahun ini terjawab. Pemkot mulai menyerap program yang dialokasikan melalui APBD 2018 ini. Bantuan ini langsung diserahkan kepada penerima.

Kepala Dinsos Kota Pasuruan, Nila Wahyuni mengungkapkan pihaknya mendapatkan anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk rehab RTLH tahun ini. Anggaran ini diperuntukkan bagi 200 RTLH di 34 Kelurahan di Kota Pasuruan.

Namun, setelah dilakukan verifikasi jumlah RTLH yang bakal direhab menyusut menjadi 164 buah. Kondisi ini dikarenakan rumah tersebut sudah pernah direhab sebelumnya, kondisinya masih layak dan tidak termasuk kategori penduduk miskin.

“Ratusan RTLH ini tersebar di sejumlah kelurahan di Kota Pasuruan. Ini upaya kami untuk menghilangkan status kumuh di wilayah perkotaan. Penyerapannya sudah mulai dilakukan bulan lalu,” katanya.

Nila mengaku ratusan RTLH yang mendapatkan prioritas program RTLH ini adalah rumah tersebut masuk kategori tidak sehat seperti, lantai terbuat dari tanah dan ventilasi minim. Selain itu, mereka juga masuk dalam kategori keluarga miskin.

“Bantuan ini langsung diserahkan kepada penerima. Pengerjaan juga dilakukan oleh mereka sendiri. Masing masing penerima mendapatkan nilai yang serupa yakni Rp 10 juta,” terang Nila. (riz/fun)