Polisi Kesulitan Sulit Identifikasi Penyebab Keracunan Seniman Jaran Kepang Tosari

TOSARI – Pihak kepolisian rupanya tidak bisa berbuat banyak pada peristiwa seniman Jaran Kepang di Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan yang tewas keracunan akhir November lalu. Polsek setempat menyebut keluarga korban sudah ikhlas pada peristiwa ini.

Kapolsek Tosari, AKP Tohari mengungkapkan Polsek masih terus menyelidiki peristiwa tersebut. Pihaknya pun sudah meminta keterangan dari teman korban maupun keluarganya. Namun, mereka mengaku tidak mengetahui makanan atau minuman yang mereka konsumsi.

Bahkan pihak keluarga sudah mengaku ikhlas. Mereka pun sudah membuat surat pernyataan yang intinya tidak akan menuntut siapapun dalam peristiwa ini. mereka juga sudah meminta maaf secara langsung pada desa, masyarakat dan Polsek setempat.

“Penyelidikan tetap berjalan. Namun penyebabnya apa. Itu yang belum bisa kami ketahui. Sementara, ya dugaannya keracunan makanan dan minuman. Cuma faktor utamanya apa, belum bisa dipastikan. Butuh otopsi mendalam yang tidak mudah untuk mengetahuinya,” jelas Tohari.

Seperti diketahui, warga Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan mendadak geger kamis pagi lalu (29/11). Itu setelah delapan pemuda yang merupakan seniman jaran kepang setempat mendadak tidak sadarkan diri. Bahkan ketiga pemuda diantaranya tewas. (riz/fun)