Upaya Desa Minggir Rancang Tiap Dusun Miliki TPQ

Selain infrastruktur seperi jalan, Pemdes Minggir di tahuin ini membangun Taman Pengajian Quran (TPQ). Gedung baru yang dibangun lebih representatif, sehingga generasi muda kian nyaman untuk menimba ilmu agama.

————-

Belajar ilmu agama dengan cara mengaji Quran menjadi bagian identitas daerah. Begitu juga di Desa Minggir. Keseharian anak-anak jika sepulang sekolah, mereka belajar mengaji untuk menimba ilmu agama di sore hari. Hal ini sanagt penting sebagai bekal pada generasi muda agar kelak sehingga menjadi bagian yang bermanfaat untuk meraih kesuksesan dunia dan akhirat.

Alasan inilah yeng menjadi dasar Desa Minggir membangun TPQ. Proses pembangunan gedung TPQ dilakukan secara bertahap ditahun 2018 ini. Untuk tahap kedua sudah selesai 75 persen, sisanya dilakukan finishing penyelesaianya yang saat ini masih proses pengerjaan di tahap ketiga ini.

“Mudah-mudahan tak ada kendala apapun sehingga segera bisa tuntas dan ditempati oleh anak-anak santri untuk mengaji,” jelas Sudiari, Kades Minggir.

Gedung TPQ yang dibangun berlokasi di Dusun Getah Lor. Dua gedung yang dibangun nantinya disekat menjadi 5 ruangan. Diantaranya ruang kantor guru ngaji atau ustad. “Tak hanya di tahun ini. Program pembangunan gedung TPQ akan kami dilanjut karena akan dibangun lagi di Dusun Dawuhan Randu. Sehingga diharapkan nanti kedepanya sesuai kebutuhan maka setiap dusun memiliki gedung TPQ,” terangnya.

Selain gedung juga ada pembangunan infrastuktur yang dibangun tahun ini. Diantaranya pavingisasi jalan di jalur utama desa yang berada di Dusun Minggir Kidul dan Dusun Dawuhan. “Beberapa jalan masih ada yang rusak dan berupa tanah, sehinggga menjadi kendala bagi masyrakat. Alhamdulillah setelah dibangun paving, kendala itu sudah tak ada. Kini warga sudah merasa nyaman dan aktivitas mereka menjadi lebih lancar,” jelasnya.

Kemudian ditambah pembanguanan plengsengan di Dusun Kurek dan Minggir Lor untuk penguatan sisi bahu jalan serta pelebaran jalan. Selain itu, jalan yang berada di dusun kurek hingga Minggir Lor juga dilengkapi dengan fasilitas penerangan jalan umum (PJU) sebanyak 8 unit, agar masyarakat nyaman jika keluar di malam hari.

Sudi panggilan akrab Kades menambahkan, desanya sangat transparan akan penggunaan anggaran. Salah satunya memasang baliho yang terpampang di depan balai desa agar bertujuan memberikan informasi pada masyarakat. Sehingga berjalan sesuai dengan keinginan bersama untuk kemajuan membangun desa yang lebih baik.

 

Air Tercukupi, Padi Tumbuh Subur

UNGGULAN: Lahan produktif pertanian di Desa Minggir yang ditanami padi. (Edwan Abdi Wiratama/Jawa Pos Radar Bromo)

Hamparan lahan sawah hijau akan menyambut seseorang jika berkunjung ke Desa Minggir. Pertanian di Desa Minggir begitu subur. Hal ini dikarenakan kebutuhan akan pengairan irigasi berlimpah, sehingga mengaliri kebutuhan lahan pertanian yang ada dengan lancar.

Sudiari selaku Minggir mengatakan, masa musim panen di wilayah desa setiap tahunnya sebanyak tiga kali. Termasuk di musim kemarau sekalipun. Ini sebab kebutuhan air tercukupi dengan baik. Oleh karena itu, padi menjadi produk unggulan desa dan kini Desa Minggir berada urutan ke enam penghasil padi terbaik di wilayah Kabupaten Pasuruan. Tak hanya padi, tanaman jagung dan palawija juga ditanam di pinggir sawah untuk tambahan hasil pertanian.

“Pohon sengon juga banyak dikembangkan petani sekitar yang hasilnya digunakan sebagai tabungan pendapatan petani. Ini karena masa panenya sekitar 2-3 tahun. Kalau hasil dari panen padi merupakan sumber penghasilan tetap,” terangnya.

Selain pertanian, di desa sini juga memiliki produk UKM yang dikembangkan oleh masyarakat sekitar seperti batu bata merah, layang-layang dan lainya. “Agar pertumbuhan ekonomi masyarakat terus meningkat maka kedepanya akan di prioritaskan untuk pemberdayaan masyarakat. Hal ini untuk memberi perhatian pelaku kreatif usaha agar terus tumbuh sehingga meciptakan peluang kerja baru kedepanya.

“Ke depan, program pemerintah desa akan kami pusatkan untuk pemberdayaan masyarakat dan kemandirian desa dengan di bentuknya BUMDesa sebagai pelaksananya,” imbuhnya. (ed/fun)

 

Tentang Desa Minggir, Kecamatan Winongan
Jumlah Penduduk: 2.883 Jiwa
Luas Wilayah: 134.485 Ha
Jumlah RT/RW: 23/7
Jumlah Dusun: 7; Kurek, Minggir Lor, Minggir Kidul, Dawuhan, Getah Lor, Getah Kidul, Dawuhan Randu.
Potensi Desa:
Pertanian: Padi, Tebu, Jagung, Kacang tanah, Polowijo, Pohon sengon, mangga, durian, salak
Pertenakan: Kambing, Sapi, Bebek
Perikanan: Lele, Nila
UKM: Batu bata Merah, Kripik singkong, Samiler, Layang-layang