Cerita saat Longsor Menimpa Rumah hingga Berujung Tewasnya Adik-Kakak

TIRIS-Duka mendalam dirasakan Fauzan, 55, warga Dusun Lawang Kedaton RT 14/ RW 04 Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo. Imbas banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang desanya Senin (10/12) petang, ia tak hanya mengalami kerusakan rumah yang parah.

Pria yang sehari-harinya kerja di luar daerah itu juga harus kehilangan dua buah hatinya langsung. Yakni Siti Munawaroh, 19 yang baru lulus SMA dan Akbar Maulana, 10,  siswa kelas IV SDN Andungbiru II.  

Adik-kakak itu meninggal lantaran saat tanah longsor menerjang rumah mereka hingga hancur, Senin malam (10/12). Fauzan sang ayah mengaku, dirinya tidak mengetahui secara pasti kejadian yang menempa kedua anaknya itu.

BERDUKA: Suasana pemakaman kakak-adik asal Desa Andungbiru yang tewas usai rumahnya tertimpa longsor. (Arif Mashudi/ Radar Bromo)

Sebab, dirinya tengah bekerja di Bali. Serta langsung kembali pulang setelah mendapatkan kabar duka Senin malam (10/12). “Anak saya yang meninggal itu nomor 2 dan 3 dari empat saudara,” kata Fauzan sambil menitikkan air mata saat ditemui di tengah-tengah pemakaman kedua anaknya.

Sholihin, 55, saudara korban yang tinggal berdekatan mengatakan, bencana longsor itu terjadi sekitar pukul 20.00, Senin malam (10/12).

Menurutnya, sebelum terjadi longsor, hujan deras sempat mengguyur desa setempat sekitar pukul 14.00. Hujan sendiri baru reda berkisar pukul 21.00.

Nah, saat terjadi longsor, selain dua korban meninggal, juga ada ibunya di dalam rumah. ”Mereka (dua korban) habis makan dan masih duduk-duduk di dapur. Tiba-tiba ada longsor dari tebing belakang rumahnya. Kalau ibunya, saat itu ada di ruang depan,” jelas Sholihin.

Sementara sang anak pertama saat itu berada di luar rumah. Kebetulan sang anak pertama itu tengah ke tetangga untuk memantau usai banjir bandang menerjang desa setempat.

Diketahui, hujan yang melanda kawasan Tiris Senin siang hingga petang memicu bencana banjir bandang dan tanah longsor di Tiris. Selain menelan korban jiwa, banjir bandang dan tanah longsor itu juga membuat sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. (mas/mie)