Dipepet dan Diancam Celurit, Remaja Asal Puspo Terjatuh di Jalan Wahidin

PASURUAN – Dua insiden pembacokan terjadi pada Sabtu (8/12) malam di Kota Pasuruan. Insiden pertama terjadi pada Mohammad Syafri Samsuddin, 20, yang dibacok di Jalan Ir Juanda sekitar pukul 21.30. Sedangkan insiden kedua dialami Alwi Hidayat, 16, yang dibacok di Jalan Pahlawan, selang satu jam kemudian.

Nah, ternyata, insiden serupa nyaris terjadi pada Yoga Prasetyo, 17, warga Desa/Kecamatan Puspo. Ia hampir menjadi korban perampasan dari dua kawanan pria tidak dikenal.

Informasinya, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 21.30. Ia bersama empat temannya ngopi di depan stadion Unsur. Usai ngopi, ia pun hendak pulang menuju rumahnya di Tembokrejo, Kecamatan Purworejo. Ia pulang bersama temannya asal kelurahan Wirogunan dengan mengendarai Honda CBR.

Setibanya di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo tepatnya di depan SMA Salahuddin, keduanya dipepet dua orang tidak dikenal yang mengendarai suzuki satria FU merah. Keduanya pun terjatuh ke kanan. Syukur aksi pelaku dilihat warga setempat.

Pelaku pun urung melakukan aksinya. Namun karena merasa terancam, salah satu pelaku membuka sarung sajam dan ditunjukkan ke warga. Pelaku lantas melarikan diri ke arah selatan.

Akibat peristiwa ini, Kaki dan tangan sebelah kanan Yoga mengalami luka lecet. Ia pun sempat dirawat di IGD. Karena tidak terlalu parah ia diperbolehkan pulang.

“Sebenarnya kami sudah dibuntuti sejak di depan Slagah. Untung ada warga yang melihat, jadi tidak ada yang dirampas oleh pelaku,” jelasnya. (riz/fun)