Pemotor yang Tabrak Truk Hingga Tewas di Jalan Soekarno Hatta Diduga Kurang Konsentrasi

BUGUL KIDUL – Polisi masih mengusut kasus kecelakaan yang menewaskan pemotor di simpang empat Jalan Soekarno-Hatta, Kota Pasuruan. Hingga saat ini, penyidik Unit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota masih belum dapat menyimpulkan pihak yang dinyatakan lalai hingga berakibat kecelakaan maut tersebut.

Kasalantas Polres Pasuruan Kota, AKP Kadek Ary Mahardika menerangkan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sejauh ini, penyidik memang telah meminta keterangan dari Falihul Arif, 45, sopir truk yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Menurut Kadek, Falihul mengaku dirinya tak mengetahui adanya pemotor yang melintas dari arah selatan. Sebab saat itu dirinya mengendarai truknya dengan kecepatan sedang. Namun, Rahmat Hidayatulloh, 22, mengendarai motor Suzuki Satria dengan kecepatan tinggi dari Jalan Balaikota.

Falihul kemudian berhenti sejenak setelah terjadi tabrakan. “Dugaan kami pengendara motor yang kurang konsentrasi. Dan juga tidak mengurangi kecepatan kendaraan saat melintas di simpang empat. Apalagi disana tidak ada traffic light kan,” ungkapnya.

Meski begitu, polisi belum menyatakan pihak mana yang dinyatakan lalai dalam kasus itu. Menurut Kadek, kelalaian pemotor hingga menyebabkan dirinya tewas akibat kecelakaan itu masih sebatas dugaan.

Diberitakan sebelumnya, Rahmad Hidayatullah, 22, mengalami kecelakaan Minggu dini hari (2/12). Sopir truk yang menabraknya sempat kabur. Namun kemudian menyerahkan diri di Pos Lalu Lintas Sedarum lantaran takut dimassa. (tom/fun)