Masih Ada yang Tolak Vaksinasi Difteri di Pasuruan Karena Belum Ada Sertifikat Halal

BAKAL TUNTAS: Salah satu kegiatan vaksinasi difteri yang dilakukan Dinkes Kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut, tidak mulus sepenuhnya, lantaran masih ada yang enggan untuk disuntik difteri. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

BANGIL – Pemkab Pasuruan menargetkan vaksinasi difteri tuntas Desember 2018. Namun, di lapangan masih ada pihak yang menolak program ini.

Akibatnya, belum seluruhnya target sudah tervaksi. Terutama beberapa pondok pesantren yang tak sepenuhnya memberikan izin untuk vaksinasi di lingkungan setempat.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Pasuruan Agus Eko Iswahyudi menjelaskan, vaksinasi difteri dilakukan tiga tahap. Saat ini prosesnya sudah memasuki tahap ke tiga.

Kegiatannya berlangsung sejak November 2018. Hingga saat ini sudah sekitar 50 persen dari target sasaran yang tervaksin.

Pihaknya menguraikan, target sasaran vaksinasi tersebut mencapai 419.899 anak. Mulai dari bayi, balita, hingga remaja yang berusia 19 tahun.

“Vaksinasi ini yang terakhir bagi yang sudah tervaksin tahap satu dan dua. Kami mulai melakukan vaksinasi terakhir ini di bulan November,” kata Agus.

Hingga saat ini, lebih dari 200 ribu anak sudah tervaksin. Pihaknya menargetkan, vaksinasi tersebut tuntas di bulan Desember itu. Namun, upaya itu sepertinya tak akan mudah.

Mengingat, tak semua masyarakat menerima. “Kendalanya pada ponpes-ponpes yang belum menerima program tersebut,” ungkapnya.

Hal ini bukan tanpa alasan. Belum adanya sertifikasi halal dari MUI membuat beberapa ponpes di Kabupaten Pasuruan ragu untuk menerima program ini.

“Padahal, vaksinasi ini sangat penting untuk mencegah anak dari difteri. Memang tidak semua ponpes, tapi ada beberapa yang belum menghendaki,” tandasnya.

Dikatakan Agus, dampak positif vaksinasi tersebut sangat besar. Buktinya, di tahun 2018 ini, pihaknya tak menemukan laporan adanya difteri. Berbeda dengan tahun 2017 kemarin, yang ditemukan banyak kasus difteri. Tercatat ada 46 warga yang suspect difteri. Dan tiga di antaranya meninggal dunia. (one/fun)