Perbaikan Jembatan Sidomukti Ditarget Rampung sebelum Natal

DIGARAP: Sejumlah pekerja menggarap perbaikan Jembatan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jumat (30/11). Perbaikan jembatan ini ditarget rampung sebelum Natal 2018. (Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

KRAKSAAN – Perbaikan Jembatan Sidomukti di Jalur Pantura, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, terus dikebut. Perbaikan jembatan di jalan nasional yang digarap sejak sepekan lalu itu ditarget rampung sebelum Natal 2018.

Dari hasil pengerjaan, diketahui kondisi konstruksi balok baja jembatan ini sangat mengkhawatirkan. Sebab, baja jembatan itu sudah berkarat. Karenanya, empat balok baja penahan jembatan ini diganti.

Pengerjaan perbaikan ini menggunakan anggaran dari Pemerintah Pusat yang menjadi satu paket pemeliharaan puluhan jembatan di jalan nasional Probolinggo-Situbondo. Tahun ini, anggaran pemeliharaan puluhan jalan nasional itu dialokasikan sekitar Rp 8 miliar.

Pejabat Pembuat Komitmen Balai Besar Pelaksanaan Jalan National (BBPJN) VIII Surabaya Andhika Tommy mengaku, pihaknya menganalisis dan mengecek kondisi jembatan di sepanjang Jalan Raya Probolinggo-Situbondo. Hasilnya, salah satunya yang harus segera diperbaiki Jembatan Sidomukti.

“Jembatan itu butuh pemeliharaan. Usia jembatan Sidomukti Kraksaan juga tergolong sudah tua dan butuh pemeliharaan dengan ganti balok baja. Supaya kondisi aspal tidak rusak terus,” katanya.

Tommy mengaku, pihaknya mendapati empat balok baja penahan jembatan sudah berkarat, sehingga harus diganti. Sejak sepekan terakhir pihaknya mengerjakan dan merampungkan perbaikan di ruas sisi utara. Diperkirakan, pekan depan sudah mulai mengerjakan pergantian empat balok baja di sisi selatan jembatan.

“Perlu pembongkaran dan mengganti balok baja jembatan itu sebelum dilanjutkan pengaspalan. Kami targetkan sebelum Natal perbaikan jembatan itu sudah rampung,” ujarnya.

Soal anggaran perbaikan jembatan Sidomukti, Tommy mengatakan, pengerjaan perbaikan itu merupakan satu paket kegiatan pemeliharaan jembatan Probolinggo-Situbondo.

“Anggaran Rp 8 miliar itu bukan untuk satu-dua jembatan. Total ada 22 jembatan besar di sepanjang Jalan Raya Probolinggo-Situbondo yang masuk paket Rp 8 miliar itu,” ujarnya. (mas/rud/mie)