Angka Pencari Kerja di Kota Pasuruan Meningkat

PASURUAN – Angka pengangguran di Kota Pasuruan terbilang masih tinggi. Pemerintah setempat juga terus berupaya untuk mengentas persoalan itu secara serius. Bentuknya dengan menggelar job fair atau bursa kerja selama dua hari berturut-turut.

Gelaran job fair itu digelar di halaman GOR Untung Suropati Kota Pasuruan sejak Rabu (28/11). Selepas seremonial pembukaan oleh Wakil Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo, para pencari kerja pun membeludak.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pasuruan, Mahbub Efendi menuturkan job fair itu memang digelar untuk membuka peluang bagi para pencari kerja dalam mendapatkan pekerjaan. Sebab, pihaknya mencatat jumlah pencari kerja saat ini kian meningkat.

Tahun 2017 lalu, jumlah pencari kerja di Kota Pasuruan sekitar 900 orang. “Pencari kerja tahun ini mencapai 1.100 orang. Data itu menurut jumlah permintaan kartu kuning selama setahun terakhir,” ungkap Mahbub.

Dari jumlah pencari kerja tersebut, Mahbub menjelaskan bahwa sebagian besar merupakan fresh graduate. “Maka dari itu, job fair ini kami gelar dengan harapan dapat menjadi peluang bagi para pencari kerja,” ujarnya.

Ia menyebut, ada 32 perusahaan yang dilibatkan dalam jobfair. Sedangkan jumlah lowongan pekerjaan yang dibutuhkan sebanyak 1.200. Posisi pekerjaannya pun beragam. Mulai dari tenaga outsourcing hingga administrasi.

“Perusahaannya juga banyak yang dari luar kota. Sementara perusahaan yang ada di Kota Pasuruan hanya 10 perusahaan,” pungkas Mahbub.

Sementara, salah satu pencari kerja, Ahmad Nur Kholis saat ditemui koran ini mengaku dirinya berangkat sejak pagi. Ia dan tiga temannya yang lain datang dari Lamongan. Kholis yang baru lulus dari perguruan tinggi itu berharap mendapatkan pekerjaan sesuai dengan bidang yang dikuasai saat ini.

“Dapat info dari instagram. Tapi belum tahu kualifikasi pekerjaan yang dibutuhkan apa saja. Karena di pengumuman hanya jumlah perusahaannya saja yang dicantumkan,” ungkap dia. (tom/fun)