RSUD Bangil Batal Beli Ambulans Baru, Ini Alasannya

BANGIL – Rencana manajemen RSUD Bangil, Kabupaten Pasuruan, membeli ambulans baru batal dilakukan tahun ini. Alasannya, ada kebutuhan lain yang butuh anggaran dan lebih penting dibanding ambulans.

Humas RSUD Bangil Ghozali mengatakan, jumlah ambulans di RSUD Bangil memang belum ideal. Sebab, jumlahnya masih di bawah 10 unit. Karenanya, pihaknya berencana menambah ambulans dengan mengajukan anggaran melalui Perubahan APBD 2018.

Namun, rencana itu batal dilakukan karena terganjal anggaran. Terlebih lagi masih banyak program yang lebih urgen dibanding pembelian ambulans. “Butuh dana Rp 600 juta untuk pengadaan ambulans. Tapi, tahun ini batal karena ada yang lebih urgen,” ujarnya.

Menurutnya, rumah sakit telah mendapat bantuan CSR dari salah satu perusahaan. Ini, juga menjadi salah satu pertimbangan pengadaan ambulans urung dilakukan tahun ini. “Ada perusahaan yang menyalurkan CSR-nya berupa ambulans untuk kami. Ini, yang juga menjadi pertimbangan pengadaan ambulans tahun ini dibatalkan,” ujarnya.

Namun, Ghozali mengatakan, rencana pengadaan ambulans itu akan tetap dilakukan. Hanya saja, rencananya tahun depan karena ambulans yang dimiliki belum ideal. Sejauh ini, total ada tujuh ambulans, termasuk CSR dari pihak perusahaan. Empat di antaranya merupakan mobil jenazah dan tiga lainnya khusus rujukan. “Kami ajukan untuk 2019. Mudah-mudahan rencana itu bisa terlaksana,” harapnya. (one/rud)