Dini Hari Api Kembali Muncul di Lokasi Kebakaran di PT Karunia Sentosa Plastik

PANDAAN – Kebakaran hebat yang melanda PT Karunia Sentosa Plastik, Dusun Kedondong, Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, sejatinya berhasil dipadamkan Selasa (20/11), sekitar pukul 16.00. Namun, Rabu (21/11) sekitar pukul 02.30, api kembali muncul.

Syukur, munculnya api ini segera diketahui. Sehingga, anggota Polsek dan Koramil Pandaan yang berada di lokasi kejadian langsung menghubungi mobil pemadam kebakaran (damkar). Tak lama kemudian, dua unit mobil damkar dari Pemkab Pasuruan tiba di lokasi. Sekitar pukul 03.30, api berhasil dipadamkan.

“Kebakaran di lokasi yang sama muncul lagi pada dini hari, tapi lebih besar siang sehari sebelumnya. Hanya berlangsung sekitar satu jam dan sifatnya lokal,” ujar Kanitreskrim Polsek Pandaan Iptu Suparlan.

Titik api muncul dari ruang produksi atau sisi utara. Syukur, tidak sampai menjalar ke mana-mana. Meski tidak sebesar kebakaran sebelumnya, kejadian ini juga mengundang perhatian warga sekitar. Warga banyak keluar rumah dan berbondong-bondong menuju lokasi pabrik untuk melihat dari dekat. “Api muncul dari sisa gumpalan material yang terbakar. Posisinya masih panas dan diduga terembus angin,” ujar Suparlan.

Suparlan mengatakan, dari hasil penyelidikan, diduga api muncul karena hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Dalam kasus ini, pihaknya juga sudah memintai keterangan sejumlah saksi. Termasuk, pemilik pabrik.

“Dari hasil penyelidikan sementara, tetap diduga kuat karena korsleting listrik. Tapi, lebih detail dan akuratnya akan diketahui dari hasil pemeriksaan labfor (laboratorium forensik). Saat ini tengah kami koordinasikan dan menunggu persetujuan pemilik pabrik,” ujarnya.

Diketahui, Selasa (20/11) lalu, sebuah pabrik pengolahan plastik di Dusun Kedondong, Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan, dilalap si jago merah. Api yang melalap PT Karunia Sentosa Plastik, ini diketahui mulai muncul sekitar pukul 12.20. Ada tiga ruangan masing-masing untuk produksi dan juga gudang dilalap si jago merah.

Api pertama kalinya muncul dari ruang produksi sisi sebelah utara. Kemudian dengan cepat dan menjalar ke lokasi lain yang ada di dalam pabrik. Syukur, kejadian ini tak sampai memakan korban jiwa. Namun, kerugian akibat kejadian ini ditasir mencapai ratusan juta rupiah. (zal/fun)