Gugatan KSU Mitra Perkasa, Masih Tunggu Proses Ini

PROBOLINGGO – Gugatan Liaison Officer Koperasi Serba Usaha (KSU) Mitra Perkasa Jawa Timur Deddy Yuniarto Widiyas Pramono terhadap 8 orang pengurus koperasi belum menemui titik terang. Kini, pihak koperasi masih menunggu berkas dari notaris terkait dengan pengajuan berkas yang dulunya pernah dicabut.

Penasihat Hukum KSU Mitra Perkasa Jawa Timur Putut Gunawarman menjelaskan, sebelumnya gugatan itu dicabut karena akan dilakukan perbaikan. Kini, pihak koperasi masih menunggu berkas dari notaris terkait dengan pengajuan berkas yang dulu pernah dicabut.

Menurut Putut, jika memang berkasnya sudah keluar, saat itu juga akan diajukan kembali ke Pengadilan Negeri Probolinggo. Namun, hingga Senin (19/11) berkas itu belum kelar. “Berkas dari notarisnya belum kelar. Jadi, kami tunggu saja nanti,” ujarnya.

Putut mengatakan, gugatan itu penting karena dalam gugatan ada pihak yang seharusnya bertanggung jawab atas uang yang telah digunakan. Namun, ia tak menjelaskan secara rinci berkas apa yang masih kurang dan saat ini masih diproses di notaris. “Kami tunggu selesai dulu,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, gugatan Deddy Yuniarto Widiyas Pramono terhadap 8 orang pengurus koperasi dan turut tergugat, dicabut. Perkara perdata itu dicabut pada sidang kedua di Pengadilan Negeri Probolinggo, Kamis (11/10).

Karenanya, persidangan yang dipimpin Hakim Ketua Isnaini Imroatus dan hakim anggota Eva Rina Sihombing dan Sylvia Yudhiastikan, itu berlangsung cepat. Hanya sekitar 30 menit mulai pukul 12.00.

Usai sidang, penasihat hukum Deddy Yuniarto Ikhwan mengatakan, pihaknya mencabut gugatan itu karena para tergugat tidak hadir dalam sidang pertama, kecuali turut tergugat. Alasan kedua, karena berdasarkan penjelasan turut tergugat, ada kesalahan prinsipil dan alamat para tergugat. Karenanya, tim penasihat hukum koperasi sepakat mencabutnya. Serta, akan memasukannya kembali usai dibenahi. (rpd/rud)