2019, Siswa Miskin di Pelosok Probolinggo Disediakan Ojek Khusus

KRAKSAAN – Beban pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Probolinggo yang kurang mampu dan tinggal di pelosok bakal sedikit berkurang. Terutama mereka yang jarak antara rumah dengan sekolahnya jauh.

Sebab, tahun depan, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo mengalokasikan anggaran ojek khusus bagi mereka.

Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Dewi Korina mengatakan, tahun depan pihaknya menyediakan anggaran khusus Ojek Pelajar di kawasan pelosok. Ojek Pelajar ini bertujuan membantu para siswa yang tidak mampu dan berada di kawasan pelosok.

“Tahun depan siswa yang tidak mampu akan mendapatkan bantuan Ojek Pelajar. Mereka setiap bersekolah akan diantarkan oleh ojek yang kami bayar sampai ke sekolah,” ujarnya.

Untuk periode pertama, menurut Dewi, ada sekitar 400 pelajar yang akan menggunakan jasa Ojek Pelajar. Ratusan pelajar ini dengan kategori tidak mampu dan berada di kawasan pelosok.

“Kenapa kami menyasar pelosok? karena di daerah pelosok itu banyak sekolah yang jauh. Jadi, untuk memudahkan anak-anak dan agar semangat belajarnya tidak terputus, program ini kami buat,” ujarnya.

Dewi mengatakan, tukang ojek yang akan mengantar para siswa ini tidak ditentukan oleh pihaknya. Namun, akan ditentukan oleh orang tua siswa itu sendiri. (sid/mie)