Tak Ada Caleg Eks Koruptor di Kota Probolinggo, tapi Ada 2 Eks Napi

MAYANGAN – KPU Kota Probolinggo memastikan, tidak ada caleg eks koruptor yang maju dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Kota Probolinggo. Karena itu, tidak ada caleg yang profilnya akan ditampilkan di website KPU.

“Di Kota Probolinggo tidak ada caleg eks koruptor. Sehingga, tidak ada caleg yang akan ditampilkan profilnya di website KPU,” ujar Ahmad Hudri, ketua KPU Kota Probolinggo.

Menurutnya, langkah yang dilakukan KPU RI untuk menampilkan profil caleg eks koruptor bisa dimaklumi. Itu, merupakan sikap atas diloloskannya caleg eks koruptor ikut pemilu oleh Mahkamah Agung.

“Dari Kota Probolinggo hanya ada dua caleg yang punya riwayat pernah ditahan. Namun, bukan karena kasus korupsi. Untuk caleg eks napi non kasus korupsi tidak masalah maju dalam pemilu dengan persyaratan yang telah diatur,” ujarnya.

Persyaratannya yaitu mengumumkan di media tentang statusnya yang pernah ditahan. Serta menjelaskan perkara apa yang membuatnya ditahan. “Persyaratan ini disampaikan dalam berkas pendaftaran. Dan, dua caleg tersebut sudah memenuhi syarat,” ujarnya.

Mahkamah Agung sendiri mempersilakan caleg eks koruptor mencalonkan dalam Pemilu 2019. Hal ini disikapi KPU RI dengan keputusan menampilkan sosok caleg eks koruptor di website KPU. (put/hn)