Ada Hari Terjepit di Awal Pekan, Kunjungan Bromo Membeludak

SUKAPURA – Pengunjung wisata Gunung Bromo saat weekend pekan ini tidak seperti biasanya. Minggu (18/11) pengunjung Bromo membeludak dan jumlahnya mencapai dua ribu lebih dari dua pintu masuk Pasuruan-Probolinggo.

Membeludaknya pengunjung Bromo ini mulai terjadi sejak pagi. Kendaraan jip yang mengangkut wisatawan hilir mudik. Selain itu, di kawasan lautan pasir juga terlihat ramai tidak seperti biasanya. Baik di kawasan pura, pasir berbisik, dan di kawasan bukit Teletubbies.

Dari data yang didapat Jawa Pos Radar Bromo, kunjungan dari pintu masuk Probolinggo sekitar 1.149 untuk wisatawan nusantara dan 10 untuk wisatawan mancanegara. Sedangkan di pintu masuk Pasuruan sekitar 1.378 untuk wisatawan nusantara.

Adanya peningkatan kunjungan ini juga dibenarkan Kasi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Wilayah I Sarmin. Dia mengatakan, peningkatan tersebut karena termasuk long weekend.

“Saat ini masuk dalam long weekend. Sebab, besok (Senin, 19/11) adalah hari kejepit. Dengan begitu, banyak warga yang melakukan liburan,” jelasnya saat dikonfirmasi.

Menurut Sarmin, saat weekend datang, biasanya paling banyak mencapai seribu orang. Namun, untuk long weekend bisa lebih. Bahkan, bisa mencapai sekitar seribu lima ratus orang wisatawan. “Jadi, memang seperti itu. Kan pada hari Selasa itu sudah masuk tanggal merah,” terangnya.

Kawasan wisata Bromo memang menjadi lokasi wisata yang paling banyak dikunjungi. Pasalnya, Bromo selain terkenal dengan alamnya yang sangat indah, juga kebudayaan Suku Tengger menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan. “Sehingga, wisatawan banyak yang datang berlibur ke Bromo,” tandasnya. (sid/fun)