Pulang Mancing, Warga Karanggeger Tewas Tersambar Petir

PAJARAKAN-Nahas dialami Edi priyono, 32. Warga Dusun Krajan 2 RT 5/ RW 3, Desa Karanggeger, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo itu meregang nyawa lantaran diduga tersambar petir saat selesai memancing di sungai sekitar rumahnya.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Ubet, warga sekitar sekitar pukul 16.45. Ubet merupakan pemilik sawah tempat ditemukannya korban.

Saat itu, ubet hendak kesawah dan ingin melihat sawahnya. Saat itu, Ubet melihat sesosok manusia yang sedang tergeletak di pinggiran sawahnya. Ia pun lantas menghampiri.

Saat itulah, Ubet mendapati korban dalam kondisi meninggal dan tubuhnya agak gosong. Mendapati hal itu, kemudian ia berusaha untuk memanggil warga.

“Jadi, saksi ini kebetulan hendak melihat sawahnya. Tiba tiba menemukan mayat dan langsung mencari warga lainnya, lantas ketemu Fauzi,” kata Kapolsek Pajarakan, AKP Sugeng.

Setelah itu, kemudian Fauzi berinisiatif untuk memberi info pada kepala desa setempat. Saat itulah, baru laporan dari Fauzi oleh kepala desa setempat dilanjutkan kepada pihak kepolisian.

“Setelah itu. kami mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) untuk melakukan olah TKP. Dan setelah itu kami langsung mengevakuasi korban ke RSUD Waluyo jati untuk visum,” imbuh perwira dengan tiga setrip di pundaknya itu.

Dari hasil visum menurut Sugeng, korban diduga meninggal lantaran tersambar petir. Sebab, di tubuh korban banyak luka lebam dan gosong.

“Dari hasil visum luar tidak ditemukan luka tanda tanda kekerasan. Tetapi pada tubuh korban itu banyak luka lebam dan gosong. Jadi disimpulan, korban diduga tersambar petir,” terangnya.

Hal itu juga di dukung oleh keterangan keluarga. Sesaat sebelum kejadian, korban berpamitan kepada keluarganya hendak mancing di sungai tidak jauh dari lokasi kejadian sekitar pukul 14.00 WIB.

Tetapi, hingga pukul 16.00 WIB tidak kunjung pulang. “Jadi korban ini sebelum ditemukan meninggal pamitan mancing. Mungkin, saat perjalanan pulang dari mancing yang saat itu kondisi hujan itulah korban tersambar petir,” terangnya.

Dari olah TKP pihak kepolsian berhasil mengamankan barng bukti berupa pakaian korban dan juga alat pancing yang digunakan korban untuk memancing. Korban sendiri setelah divisum langsung dibawa pulang kerumah duka untuk dikebumikan. (sid/mie)