Langganan Mencuri di RSUD Purut, Pria asal Sidoarjo Diciduk

PURWOREJO–Sejumlah kasus pencurian di RSUD dr Soedarsono, Purut, Kota Pasuruan akhirnya berhasil diungkap kepolisian setempat. Saat ini, Polres Pasuruan Kota berhasil menciduk satu terduga pelakunya.

Pelaku diketahui bernama Akhmad Sudi, 42 asal Plaosan, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. Ia diciduk saat beraksi Sabtu pagi (17/11).

Dari penyelidikan diketahui, Akhmad Sudi juga pernah membawa kabur ponsel Oppo milik Nora Dwi Anjani, 25, warga Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, pada 26 Februari lalu. Ponsel seharga Rp 2,5 juta itu dicuri pelaku saat Nora tengah mendampingi suaminya yang dirawat di Ruang Interna Nomor 4 RSUD dr R Soedarsono.

Dalam melancarkan aksinya, pelaku terbilang nekat. “Ia masuk ke area rumah sakit saat pagi hari menjelang subuh. Berpura-pura seperti keluarga pasien,” kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Slamet Santoso.

Saat kejadian berlangsung, Nora pun tak menyadari kala pelaku memasuki ruangan tempat suaminya dirawat. Sebab, sekitar pukul 04.10, ia terbangun dari tidur setelah mendengar bunyi alarm dari ponsel yang diletakkan dibawah bantal.

Namun ia mematikan alarm tersebut dan kembali tidur. Saat itulah pelaku memanfaatkan situasi. Secara perlahan ia mengambil ponsel korban.

Korban lalu melaporkan kejadian itu ke petugas sekuriti rumah sakit. Kemudian dilanjutkan dengan laporan polisi. “Setelah mendapat laporan, kami lakukan penyelidikan. Kami kumpulkan keterangan-keterangan dari pelapor dan kami periksa rekaman CCTV saat kejadian itu berlangsung,” ujar Slamet.

Mantan Kapolsek Purwodadi itu menjelaskan, pihaknya sempat mencurigai seseorang yang terpantau dalam rekaman CCTV. Menurut dia, dalam pantauan CCTV ada pria yang memasuki area rumah sakit di pagi buta.

Beberapa menit kemudian kembali keluar dengan gelagat mencurigakan. “Akhirnya kami identifikasi wajahnya melalui rekaman CCTV saat melakukan aksi pencurian,” ujarnya.

Sabtu (17/11) sekitar pukul 08.00, pelaku diketahui kembali ke rumah sakit tersebut untuk melakukan aksi serupa. “Setelah diidentifikasi dan memang ada kecocokan wajah kami langsung melakukan penangkapan,” jelasnya.

Saat ditangkap, pelaku pun tak memberikan perlawanan kepada petugas. Ia hanya pasrah ketika digelandang menuju Mapolres Pasuruan Kota.

Selama pemeriksaan, pelaku juga telah mengakui perbuatannya. Penyidik kemudian menetapkannya sebagai tersangka dan ditahan di sel Mapolres Pasuruan Kota.

“Pelaku mengaku melakukan pencurian HP dan tas milik keluarga pasien rumah sakit sebanyak lima kali dengan berpura-pura menjadi tamu rawat inap,” jelas Slamet. (tom/mie)