Gagal Nonton Bola di Bali, Anjal Dicegat saat Gandol Truk di Pajarakan

PAJARAKAN – Puluhan anak jalanan (anjal) diamankan Sat Sabhara Polres Probolinggo, Jumat siang (16/11). Mereka diamankan karena ulahnya dianggap membahayakan pengguna jalan dan sopir truk.

Puluhan anjal ini kedapatan gandol sebuah truk di Jalan Pantura, Desa Karangpranti, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. Dari Desa Karangpranti, mereka diangkut menggunakan truk Sabhara ke Mapolres Probolinggo.

Di depan ruang Sat Sabhara, 26 anjal ini didata dan dibina. Mereka juga dihukum secara fisik dengan push up. Salah seorang anjal berinisial Rz, 16, asal Sepanjang, Sidoarjo, mengaku bersama teman-temannya berniat menonton pertandingan sepak bola di Bali, Minggu (18/11).

Saat itu, tim kebanggaan mereka akan bertanding di Bali. Dirinya bersama sejumlah rekannya berangkat dari Surabaya dengan nggandol truk, Kamis (15/11). Sesampai di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, ternyata dilarang melintas ke Bali dan diminta pulang.

“Saya dan teman-taman disuruh pulang naik truk dari Banyuwangi langsung Surabaya. Tapi, ada pelajar yang mau menghentikan truk dan polisi langsung mengamankan kami,” ujarnya.

Kasat Sabhara Polres Probolinggo AKP Sujianto mengatakan, sejumlah anjal ini diketahui naik truk. Kondisi itu sangat membahayakan diri mereka maupun pengguna jalan lain. Karenanya, pihaknya menghentikan truk dan mengamankan para anjal yang berasal dari Surabaya, Sidoarjo hingga Gresik ini.

“Kami lakukan pembinaan, pendataan, dan serahkan ke Dinas Sosial untuk pembinaan lebih lanjut. Karena perbuatan mereka sudah mengganggu keamanan di jalan,” ujarnya. (mas/rud/mie)