Jumlah Pemilih Baru di Kota Pasuruan Bertambah Segini

PASURUAN – Ratusan ribu data pemilih di Kota Pasuruan telah ditetapkan dalam Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan tahap kedua (DPTHP-2). Jumlah tersebut terbilang lebih banyak ketimbang jumlah pemilih yang telah ditetapkan dalam tahap sebelumnya atau DPTHP-1.

Komisioner KPU Kota Pasuruan Divisi Perencanaan dan Data A Sofyan Sauri menjelaskan, penambahan data terjadi setelah KPU kembali melakukan pencermatan data. “Sebanyak 601 pemilih baru kami temukan berdasarkan hasil pencermatan dalam gerakan melindungi hak pilih,” jelasnya.

Selain itu, KPU juga mengakomodasi sebanyak 3.683 data pemilih. Ribuan data itu telah diverifikasi saat KPU melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) terbatas. Hal itu dilakukan terhadap data potensial pemilih pemilu (DP4) yang diterima dari Kemendagri.

“DP4 yang kami terima sebesar 13.568. Namun, setelah coklit tidak semua data dinyatakan memenuhi syarat. Karena ada sebagian yang sudah kami masukkan dalam DPT, pindah domisili dan meninggal dunia,” terang dia.

Dari dua proses verifikasi data tersebut, KPU mencatat ada sebanyak 4.284 pemilih baru. Akan tetapi, tak semua data pemilih dinyatakan menenuhi syarat. Sofyan menyebut, sebanyak 961 data pemilih di antaranya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

“Setelah kami rekapitulasi mulai dari tingkat PPS, jumlah DPTHP-2 sebesar 145.737 pemilih. Dimana data pemilih perempuan masih mendominasi, jumlahnya 74.239,” ungkapnya.

Dari keempat kecamatan yang ada, jumlah pemilih terbanyak ada di Kecamatan Panggungrejo. Sebanyak 50.828 pemilih tercatat dan tersebar dalam 216 TPS di kecamatan tersebut.

Sedangkan di Purworejo, ada 40.881 pemilih yang tersebar di 176 TPS. Kemudian, 32.215 pemilih tersebar di 140 TPS di Kecamatan Gadingrejo. Lalu, sebanyak 21.812 pemilih tercantum di 89 TPS yang ada di Kecamatan Bugul Kidul. (tom/fun)