DPO Penggelapan Motor Asal Gempol Ini Dibekuk saat Main ke Saudara

GEMPOL – Setelah delapan bulan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polsek Gempol, Tohir, 35, akhirnya berhasil dibekuk polisi. Pria asal Dusun Tanjung Gang VI, Desa/Kecamatan Gempol tersebut berhasil diamankan buser polsek setempat, Minggu (11/11) sekitar pukul 19.00 malam.

Saat itu, Tohir yang menjadi buronan kasus penggelapan motor, tengah berada di teras rumah saudaranya. Lokasinya di Dusun Wonoayu, Desa/Kecamatan Gempol.

“Pelaku adalah DPO penggelapan motor ini sebelumnya sembunyi di Malang. Begitu dapat informasi pulang ke rumah saudaranya, langsung datang sekaligus menggerebeknya,” tutur Kapolsek Gempol Kompol I Nengah Darsana.

Dalam kasus ini, pelaku menggelapkan motor Yamaha Vega nopol N 6588 CG milik Basori, 35, asal Dusun Wonoayu, Desa/Kecamatan Gempol. Insiden itu terjadi Rabu lalu (20/3) sekitar pukul 05.00. Saat itu Tohir meminjam motor korban, dengan alasan dipakai untuk transfer uang ke ATM di Porong.

Namun setelah dipinjam, Tohir tak kunjung balik meski ditunggu seharian. Akhirnya korban melaporkan kejadian yang dilakukan pelaku tersebut ke Mapolsek Gempol.

“Motor sudah laku dijual oleh pelaku ke orang lain yang tidak dikenalinya. Uang hasil penjualannya dipergunakan untuk pemenuhan kebutuhannya sehari-hari,” cetusnya.

Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 4 juta. Kini Tohir dijerat pasal 378 subs 372 KUHP dan ancaman maksimalnya empat tahun penjara. (zal/fun)