Videotron di Masjid Cheng Hoo Lama Tak Menyala, Kenapa Ya?

PADAM: Kondisi videotron yang terdapat di depan masjid Cheng Hoo Pandaan. Sejak sebulan lalu videotron yang semestinya menjadi pemasukan pemkab tersebut, tak menyala. (Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PANDAAN – Anggaran yang dikeluarkan Pemkab Pasuruan untuk pengadaan vodeotron, patut dipertanyakan. Betapa tidak, tak semua videotron yang justru bisa menjadi pemasukan itu, belakangan tak menyala. Salah satunya yang dapat ditemui di depan Masjid Muhammad Cheng Hoo, Pandaan

Di di depan masjid berasitektur Tionghoa tersebut terdapat sebuah videotron berukuran besar. Sebelumnya atau selama ini beroperasi selama 24 jam nonstop. Namun sejak sebulan ini lama padam.

“Videotron depan masjid Cheng Hoo ini kami ketahui sudah lama padam. Seingat saja ada sekitar hampir sebulan terakhir, hingga sekarang,” ungkap Dwi, warga Kelurahan Petungasri.

Tak menyalanya videotron di masjid Cheng Hoo, ternyata tak diketahui banyak pihak. Bahkan Kecamatan Pandaan sendiri, tak memantaunya.

Seperti yang diungkapkan Camat Pandaan Suwito Adi. Pihaknya belum mengetahuinya secara persis penyebab. Menginggat operasional sekaligus kewenangannya, bukan ada di instansinya.

“Soal ini, segera akan kami sampaikan dan koordinasikan dengan OPD terkait di lingkungan Pemkab Pasuruan. Mungkin sedang mengalami troubel atau karena penyebab lainnya,” kata pria asal Sukorejo ini.

Perlu diketahui, videotron tersebut dibangun pada 2016 lalu. Saat itu ada tiga titik selain di masjid Cheng Hoo. Lainnya berada di Gempol dan Purwodadi. Nilai pembangunannya Rp 5 miliar dari Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT), yang saat itu, dikerjakan oleh PT. ATM dari Bandung sebagai pelaksananya. (zal/fun)