Kuota Solar Nelayan Sementara Hanya untuk SPBN Lekok

TUNGGU KUOTA: SPBN di Kraton dari kejauhan. Dinas Perikanan masih menunggu kuota untuk SPBN Kraton karena sementara masih SPBN di Lekok yang diberikan kuota solar. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN – Awal bulan November ini, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali mengirimkan kuota solar untuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Kabupaten Pasuruan. Untuk sementara ini kuota solar masih dikirimkan untuk SPBN di Desa Jatirejo, Lekok.

Alamsyah Supriadi, Kepala Bidang Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa sejak vakum beroperasi awal September lalu. Dua SPBN yaitu di Desa Kalirejo, Kraton dan Desa Jatirejo, Lekok memang tidak menjual solar. “Sehingga banyak nelayan untuk memenuhi kebutuhan solar beli ke SPBU atau ke eceran dulu,” jelasnya.

Kosongnya kuota di SPBN lantaran tingginya permintaan dari nelayan dibandingkan biasanya. Sehingga kuota sebanyak 20 ribu kilo liter pertahun sudah habis pada Agustus lalu. Tingginya permintaan solar lantaran nelayan mulai banyak yang beli ke SPBN, dan dibatasinya pembelian eceran ke SPBU.

“Ternyata imbasnya ke pembelian di SPBN setiap harinya selalu habis dan kuota tahunan habis sebelum waktunya,” jelasnya.

Sedangkan untuk SPBN di Kalirejo, Kraton sementara ini memang masih belum beroperasi. Dinas Perikanan masih menunggu informasi lebih lanjut dan diperkirakan tetap akan kembali beroperasi dalam waktu dekat ini. “Harapannya dalam waktu dekat ini bisa beroperasi juga, ini agar nelayan tidak perlu jauh lagi membeli solar,” pungkasnya. (eka/fun)