Mau Bantu Keponakan yang Dijabel, Warga Pesisir Diamankan

KADEMANGAN–Gara-gara diduga membawa senjata tajam (sajam), Slamet Riyadi, 28, diamankan petugas Polsek Kademangan, Kamis siang (8/11), pukul 10.30. Ia diamankan di depan Indomaret, samping Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo.

Pria asal Madura yang berdomisili di Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, itu diamankan setelah petugas mendapat laporan dari warga. Warga melapor ada keramaian di depan Indomaret, Jalan Raya Bromo, Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan

“Warga juga menyebut, di sana ada pria yang membawa senjata tajam. Karena itu, anggota langsung meluncur ke lokasi,” terang Kapolsek Kademangan Kompol Toyib Subur.

Saat itu, di lokasi kejadian anggota tak menemukan sajam. Namun, karena Slamet Riyadi dikerumuni warga, anggota polisi langsung membawanya ke Mapolsek.

Pada petugas, Slamet Riyadi  menyangkal dirinya membawa senjata tajam. “Mungkin yang melapor mengira saja membawa senjata tajam karena saya memegang perut di balik baju,” katanya. Slamet mengaku, motor keponakanya hendak dijabel oleh leasing eksternal dari FIF. Karena itu, dirinya langsung mendatangi lokasi.

Kejadian itu menurutnya bermula saat ia membeli motor pada seorang perempuan karyawan Eratex. Motor itu dibelinya sepekan lalu melalui media online. Jenisnya Satria hitam yang dibeli dengan harga Rp 5 juta, namun tanpa BPKB.

“Dari keterangan perempuan yang jual motor itu, suaminya suka marah-marah, bahkan BPKB dibakar. Makanya motornya dijual. Karena saya kasihan, saya beli. Selain itu, saya butuh motor untuk keponakan saya,” terangnya.

Selanjutnya, motor itu dipakai keponakanya, Nazmi, 21, asal Madura untuk berjualan es campur di sekitar terminal. Tiba-tiba ada leasing dari FIF yang mau menjabel motor keponakan saya.

“Karena katanya mau dijabel, saya langsung ke terminal. Karena terburu-buru, saya tidak bawa apa-apa, termasuk KTP,” terangnya saat diminta keterangan di Mapolresta.

Slamet pun minta polisi tidak hanya mengamankan dirinya. Namun, juga mengamankan pria yang mengaku leasing eksternal dari FIF. Apalagi, motor adiknya itu tidak diketahui berada di mana. “Motornya katanya diamankan warga. Kalau dibawa ke sini tidak bisa. Soalnya kuncinya dibawa orang FIF,” lanjutnya.

Kapolsek Kademangan Kompol Toyib Subur menyebut, pihaknya sudah menyarankan Slamet unutk laporan dan membawa motor tersebut. Termasuk membawa identitasnya. Sayangnya hingga kemarin malam, Slamet Riyadi belum melapor. (rpd/hn)