Pameran UKM di Festival Batik Digelar pukul 10.00-17.00

MAYANGAN – Ada sedikit perubahan dalam Pameran Batik UKM Probolinggo yang masuk rangkaian Festival Batik Kota Probolinggo 2018. Bila sebelumnya akan digelar mulai pukul 10.00 sampai malam hari, kini berubah. Pameran yang akan menampilkan batik khas ini hanya akan digelar sampai pukul 17.00.

Adanya perubahan durasi yang lebih pendek ini dikarenakan izin kegiatan pameran hanya sampai sore. “Tidak ada perubahan untuk kegiatan Festival Batik. Tetap dilaksanakan pada Rabu, 7 November 2018, pukul 19.00 di halaman kantor Pemkot Probolinggo. Namun, untuk Pameran Batik yang rencananya akan dilaksanakan sampai malam hari, hanya bisa dilakukan sampai pukul 17.00,” ujar Kabid Promosi Wisata, Disbudpar Kota Probolinggo Suciati Ningsih, Senin (5/11).

Menurutnya, pemangkasan waktu pameran ini tidak lepas karena izin dari Wali Kota Probolinggo dan Polres Probolinggo Kota. Acara ini akan digelar di halaman kantor Pemkot Probolinggo.

“Karena di lokasi pameran penerangan cukup minim, diharapkan segera dibersihkan. Ini, karena masalah keamanan tenda-tenda untuk segera dibersihkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Batik Kota Probolinggo 2018 dari Radar Bromo, Muhammad Fahmi mengatakan, selama 2 hari yakni Selasa dan Rabu, parkir tamu di kantor wali kota Probolinggo dipindahkan untuk sementara.

Parkir untuk tamu yang biasanya ditempatkan di halaman kantor wali kota, dipindah ke kantor Damkar. Sebab, mulai Selasa sudah berdiri panggung untuk persiapan Festival Batik.

Sementara untuk tenda pada pameran akan dipasang sejak Selasa (6/11) malam. “Sejak Rabu pagi, sudah bisa disiapkan untuk tenda-tendanya,” ujarnya.

Dari 20 pebatik yang disiapkan, satu pebatik berhalangan ikuti pameran. Lantaran itu, hanya ada 19 tenda pameran batik yang akan diisi oleh UKM Batik Kota probolinggo.

Tenda-tenda itu akan didirikan di Jalan Panglima Sudirman, sisi selatan. “Festival Batik Kota Probolinggo 2018 ini akan dihadiri Putri Indonesia 2017, Bunga Jelitha Ibrani. Dia akan mengenakan busana batik repro dari batik kuno Kota Probolinggo,” ujarnya.

Festival Batik Kota Probolinggo 2018 sendiri memang mengusung tema Ultimate Reborn Batik Festival. (put/rud)