Menteri Susi Kunjungi SPEAM Kota Pasuruan, Ini Kampanye yang Diserukannya

GADINGREJO – Masih rendahnya tingkat konsumsi ikan di Indonesia memantik perhatian Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Susi Pujiastuti. Minggu pagi (4/11), Susi mengajak santri Sekolah Pesantren Entrepreneur Al Ma’un Muhammadiyah (SPEAM) Kota Pasuruan untuk gemar makan ikan.

Susi tiba di SPEAM di Perumahan Gading Permai, Kelurahan/Kecamatan Gadingrejo, sekitar pukul 09.00. Ia disambut dengan penampilan Al Banjari siswa SD Al Kaustar, Kota Pasuruan. Ada sekitar 2.000 santri dari SPEAM dan Lembaga Pendidikan Muhammadiyah Kota Pasuruan yang mengikuti acara ini.

Susi mengungkapkan, Indonesia merupakan penghasil ikan terbesar nomor satu se-Asia. Dari tahun ke tahun produksinya terus meningkat. Pada 2016, produksi ikan mencapai 12.000 ton dan tahun kemarin naik menjadi 13.000 ton.

Namun, jumlah produksi ini berbanding terbalik dengan tingkat konsumsi ikan di Indonesia. Tahun kemarin, tingkat konsumsi ikan di Indonesia hanya 36 ton. Jumlah ini jauh tertinggal dari Jepang, sebagai pengonsumsi ikan terbesar di Asia.

Karenanya, pihaknya mengajak masyarakat Indonesia rajin mengonsumsi ikan. Sebab, ikan memiliki banyak manfaat. Meski harganya terjangkau, nilai gizinya sangat tinggi dan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kecerdasan. “Saya mengajak mulai dari kalangan santri untuk mengonsumsi ikan. Ikan ini sangat banyak manfaatnya dan bergizi,” ujarnya.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pasuruan Abu Nasir mengaku, pihaknya sangat mengapresiasi program KKP untuk gemar makan ikan. Sebab, program ini dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) agar lebih cerdas. “Kami juga menggalakkan gemar makan ikan di setiap pondok pesantren. Setiap pekan kami mendukung makan ikan di kalangan santri,” ujarnya. (riz/fun)