Kembali Bocor, Pembangunan Proyek Gravitasi Milik BBSDA Terhambat

DRINGU – Proyek pipanisasi gravitasi Balai Besar Sumber Daya Air (BBSDA) Provinsi Jawa Timur tak kunjung selesai. Proyek yang berlokasikan di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo itu, mengalami kerusakan lagi. Kerusakannya yakni bocornya pipa di Desa Ranu Gedang, Kecamatan Tiris.

Gandhi Hartoyo, Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat menjelaskan, kebocoran berbeda dengan sebelumnya. Jika sebelumnya karena sambungan yang kurang baik, untuk kali ini karena tanah longsor. “Jadi kemarin (Jumat 2/11) itu pipanya bocor. Bocornya karena plengsengan yang di dalamnya ada pipa itu longsor. Sehingga berimbas kepada pecahnya pipa,” terangnya.

Untuk pipa yang bocor kali ini ada sekitar 2 meter. Oleh karena itu, Sabtu (3/11) pihaknya langsung melakukan pengantian. Penggantian yang dilakukan tidak hanya sebatas pada pecahnya pipa. Tetapi sesuai dengan sambungan yakni sepanjang 6 meter.

“Kami melakukan perbaikannya bukan 2 meter. Tetapi kami langsung melakukan pengantian satu lonjor langsung yakni sekitar 6 meter,” terangnya. Penggantian yang dilakukan itu selesai pada pukul 16.46. Itu, setelah pihak PDAM melakukan pengerjaan dengan percepatan. Sehingga, tidak membutuhkan waktu yang lama untuk melakukan penggantian.

“Jadi kami memang saat ini melakukan percepatan. Soalnya kami menjanjijkan kepada masyarkat proyek ini akan selesai pada awal Desember. Jadi iya itu melakukan upaya percepatan,” tandasnya.

Gandhi –sapaan akrabnya- mengatakan, setelah itu pihaknya bersama pihak ketiga dari pada BBSDA akan melakukan perbaikan di Patok 94. Di patok itu masih ada kebocoran. Rencananya pengerjaan pada patok itu juga akan dipercepat. “Semuanya akan kami percepat. Sebab, ini masyarakat sudah tidak tahan dengan kondisi kemarau panjang ini,” terangnya. (sid/rf)