Revitalisasi Lapangan Tenis DPRD Batal, Ini Alasannya

BANGIL – Revitalisasi lapangan tenis DPRD Kabupaten Pasuruan, batal dilakukan tahun ini. Tak adanya anggaran, menjadi faktor pembenahan tersebut batal dilaksanakan.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan menyampaikan, kondisi lapangan olahraga dewan memang memprihatinkan. Lapangan itu tak lagi bisa digunakan lantaran mengalami kerusakan.

Karena itu, timbul wacana untuk merehab lapangan olahraga DPRD tersebut. Tujuannya, agar kondisi lapangan lebih representatif. Hanya saja, hal itu batal dilakukan.

Batalnya rencana itu salah satunya dipengaruhi oleh anggaran. “Anggarannya terbatas. Sementara, banyak yang lebih urgen. Sehingga, pembenahan belum bisa dilakukan,” terangnya.

Selain itu, dipengaruhi efektivitas keberadaan lapangan itu nantinya. Jika sekedar dibenahi, dikhawatirkan lapangan belum bisa difungsikan dengan baik.

“Makanya perlu kajian. Apakah rehab lapangan tenis itu nanti akan tetap jadi lapangan tenis atau direhab untuk jadi sarana olahraga lain. Ini, dilakukan agar rehabnya nanti tidak mubazir,” urainya.

Seperti diketahui, lapangan tenis di kantor dewan mangkrak. Mangkraknya lapangan tersebut sudah berlangsung lama. Hingga saat ini, kondisinya terabaikan.

Pembenahan sempat muncul. Sayangnya, hingga saat ini tak kunjung terlaksana. Lantaran tak adanya ketersediaan anggaran. (one/hn/fun)