Retribusi Perizinan Capai Lebih Separo, Masih Didominasi IMB

PANGGUNGREJO – Pemkot menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor perizinan sebesar Rp 574 juta tahun ini. Retribusi ini paling tinggi berasal dari izin mendirikan bangunan (IMB). Total, retribusi sudah mencapai Rp 460 juta.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pasuruan, Yudie Andi mengungkapkan realisasi perizinan sudah lebih dari separoh target. Dan penyumbang terbesar berasal dari IMB sebesar Rp 350 juta.

“Alhamdulillah, capaiannya sangat positif. Sektor IMB masih tetap mendominasi. Sisanya itu berasal dari izin usaha, izin trayek dan izin lain-lain,” jelasnya.

Yudie mengaku optimistis target ini dapat tercapai. Untuk itu, pihaknya rutin melakukan sosialisasi tentang perizinan sebab selama ini masih banyak sektor home industry yang belum dilengkapi dengan perizinan. Izin ini memiliki manfaat untuk memudahkan pelaku usaha saat meminjam uang ke perbankan.

Selain itu, pihaknya juga bakal menyisir bangunan yang selama ini belum memiliki IMB dengan memberlakukan pemutihan IMB. Terutama bangunan yang didirikan di bawah tahun 2000. Harapannya, retribusi IMB dapat terkerek naik.

“Optimistis itu harus ada. Insya Allah bakal tercapai. Kami masih memiliki waktu untuk menggali potensi selama dua bulan ini. Terutama usaha yang selama ini belum dilengkapi dengan izin,” ungkap Yudie. (riz/fun)