Perajin Bambu di Winongan Dilempar Bondet hingga Tewas

TRAGIS: Kerabat dan keluarga berupaya menolong Sudar yang bersimbah darah usai dilempar bondet di depan rumahnya di Desa Sumberrejo, Winongan, Kabupaten Pasuruan. Insiden Selasa (30/10) malam itu akhirnya membuat Sudar tewas. (Foto: Istimewa)

Related Post

WINONGAN – Nasib tragis dialami Sudar, 60. Warga Desa Sumberrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan itu meregang nyawa, usai kepalanya dilempar bondet, Selasa (30/10) malam.

Lelaki yang seharinya perajin anyaman bambu itu, sempat kritis hingga akhirnya tewas. Dia kehabisan banyak darah, disamping kepalanya mengalami luka parah.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 22.10. Malam itu Sudar terlihat hendak keluar dari rumahnya. Tiba-tiba terdengar suara ledakan cukup keras.

Ledakan itu membuat Dani, keponakamn korban yang malam itu ada di rumah, terkejut. Secepatnya dia mencari sumber suara tersebut.

Hingga akhirnya dia menemukan Sudar, terbaring di depan rumahnya. Saat itu, kata Dani, pamannya tersebut masih mengerang kesakitan.

“Paman saya berlumuran darah. Tapi masih bernafas,” kata Dani.

Dia lalu berteriak meminta tolong. Kerabat dan warga sekitar lalu keluar. Korban kemudian dibawa ke RSUD Grati.

Sayang hanya selang satu jam kemudian, korban akhirnya tewas. “Saat itu Sudar sempat kritis dan hendak dirujuk ke RSUD BANGIL. Tapi korban menghembuskan nyawa sekitar pukul 24.40,” imbuh Sakri, Kades Summberrejo.

Kematian korban tentu membawa duka bagi keluarga. Apalagi mereka mengenal Sudar sebagai sosok yang baik.

Korban juga tak memiliki musuh. “Kerjanya hanya perajin anyaman bambu. Korban sendiri memang kerap keluar rumah saat malam hari,” beber kerabat lainnya.

Keluarga korban juga tak menyangka jika Sudar harus bernasib tragis. Mereka juga tak mengetahui apa motif dan siapa pelaku pelemparan.

“Hanya saja jalan di depan rumah memang sepi dan minim penerangan. Saya juga hanya mendengar suara ledakan. Saat di lokasi, saya tidak melihat siapapun selain paman (Sudar, Red),” beber Dani.

Atas insiden itu, polisi belum bisa memberi keterangan banyak. Menurut Kapolsek Winongan, AKP Handoyo, kasus ini masih dalam penyidikannya. (eka/fun)