Istri Enggan Berbaur dengan Penghuni Rumah

GEMPOL – Akibat kesibukan kerja, Minthul (nama samaran), 27, seringkali kecapekan saat pulang ke rumah. Lelah itu membuatnya enggan membantu urusan rumah. Minthul pun dianggap malas dan dimusuhi oleh penghuni rumah. Termasuk mertuanya.

Alhasil, pertengkaran tak bisa dihindari. Ending-nya, rumah tangganya dengan Tole (juga nama samaran), 30, berakhir di Pengadilan Agama.

Tole, warga Gempol, Pasuruan, ini sejatinya sudah berkali-kali menasihati Minthul agar mau membaur dengan keluarga besar Tole. Ini, lantaran sejak menikah, Minthul dianggap terlalu pasif dan cuek dengan keluarga Tole.

“Namanya numpang tinggal, seharusnya Minthul bisa membaur. Tapi, sejak awal Minthul yang ngerasa gak cocok akhirnya malah menjauh,” jelasnya.

Pernikahan mereka sendiri memang baru berjalan 2 tahun. Tapi, dikatakan selama 2 tahun tersebut, sudah banyak pertengkaran yang terjadi dan membuat rumah menjadi tidak tenang. Alasannya jelas, karena di rumah tidak akur dan yang jadi sasaran pastilah Minthul.

Tole mengatakan, bahwa saat pacaran dulu, Minthul mengaku memang kurang cocok dengan ibu Tole. Ini, lantaran ibu Tole tipe ibu rumah tangga yang ingin menantunya di rumah saja layaknya dirinya.

“Sehingga, dulu saya memang janji mau ngontrak rumah, tapi ya karena keuangan tidak memungkinkan akhirnya ya terpaksa tinggal bareng mertua dulu,” jelasnya.

Sejatinya, Tole maupun Minthul sama-sama bekerja sebagai buruh pabrik. Minthul mempunyai tanggungan 2 adik yang masih sekolah. Sehingga, gajinya memang lebih banyak diberikan untuk keluarganya. Mereka pun terpaksa tinggal di rumah orang tua Tole dan bersabar agar bisa segera pindah rumah.

Namun, sampai 2 tahun menikah, uang tabungan juga tidak terkumpul. Akibatnya, mereka pun tetap bertahan di pondok mertua indah. Yang bermasalah adalah Minthul karena sedari awal sudah tidak cocok dengan ibu mertuanya.

“Jadi dari awal, Minthul memang ditodong agar berhenti kerja saja. Dia jengkel padahal butuh uang buat kasih keluarga dan menabung,” jelasnya.

Karena capek bekerja, sering kali Minthul terlalu kelelahan sehingga tak kuat lagi membantu urusan rumah. Meskipun pernah sekali dua kali membantu, tapi Minthul juga tak tahan karena sering diomeli.

Kondisi tak nyaman lama-lama membuat Minthul menjadi jaga jarak dan terakhir bahkan memilih tak mau kumpul. Sehingga, setiap pulang, Minthul memilih langsung ke kamar dan ogah bergaul dengan rumah.

Kondisi ini jelas tak enak juga bagi Tole. Ini, lantaran Minthul jadi sering jadi gunjingan orang rumah, bahkan disebarkan ke tetangga juga. Tak tahan dengan kondisi seperti itu, Minthul pun rupanya tak tahan lagi dan akhirnya memilih minggat saja.

“Ya karena tidak ada jalan tengah, keluarga saya juga akhirnya gak ada yang suka. Akhirnya ya dipaksa bercerai saja dan mengurus cerai ke Pengadilan Agama Bangil,” pungkasnya. (eka/fun)