Jumlah Tenaga Kerja Asing di Kota Pasuruan Stagnan, Cuma Segini

PURWOREJO – Jumlah tenaga kerja asing (TKA) di Kota Pasuruan stagnan. Pemkot mencatat TKA yang bekerja di Kota Pasuruan tidak mengalami perubahan selama tiga tahun terakhir. Seluruh TKA ini bekerja sebagai tenaga ahli.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pasuruan, Mahbub Effendi mengungkapkan jumlah TKA di Kota Pasuruan tercatat sebanyak dua orang. Jumlah ini tidak berubah sejak tahun 2016 lalu. Sebab, pada 2015 lalu, TKA sempat tercatat sebanyak tiga orang.

“Kedua TKA ini bekerja sebagai tenaga ahli di Industri Garmen di Kelurahan Bukir. Sudah tiga tahun ini jumlahnya memang tidak berubah,” jelasnya.

Mahbub-sapaan akrabnya menjelaskan. Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Diantaranya, mereka harus bekerja sebagai tenaga ahli dan bukan sebagai pelaksana serta mengantongi izin ketenagakerjaan dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker).

Izin ini disebut izin mempekerjakan tenaga asing (IMTA) dan harus diperpanjang setiap dua tahun sekali. Dan yang harus diperhatikan TKA yang ingin bekerja di suatu posisi di Indonesia harus memiliki pengalaman lima tahun di posisi yang sama.

“Lama kerja TKA itu antara satu sampai dua tahun. Selama bekerja di Indonesia, mereka harus membayar retribusi dua kali gajinya setiap tahun pada pemerintah,”ungkap Mahbub. (riz/fun)