Tanah Ambrol saat Gali Sumur, Warga Kotaanyar Tewas

KOTAANYAR-Nahas dialami Sanito, 47. Upaya warga Dusun Koloran RT 19/ RW 5 Desa/ Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo untuk menggali sumur, pada Minggu pagi (21/10) berujung tragedi.

Tanah di atas sumur yang ia gali alami longsor. Korban pun sempat tertimbun. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya akhirnya tak tertolong.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, tragedi memilukan itu terjadi sekitar pukul 10.00. Pagi itu, Sanito berniat menggali sumur untuk menyiram sawah di Dusun Koloran RT 18/ RW 5 Desa/ Kotaanyar.

Sanito tak sendirian. Ia ditemani Sanimo, 55 dan Ahmad, 50. Ketiganya menggali sumur pagi itu seperti biasanya. Nah, Sanito sendiri yang turun ke dasar sumur dengan kedalaman sekitar 4 meter itu.

Saat Sanito ada di dasar sumur, tiba-tiba tanah bagian atas sumur itu alami ambrol. Tanah itu pun menimpa korban. “Mengetahui hal itu, saksi dibantu sejumlah warga mengangkat tubuh korban dari dalam sumur. Saat itu, kondisi korban sudah tidak sadar,” ujar AKP Noer Choiri, Kapolsek Kotaanyar.

Selanjutnya, korban dievakuasi menggunakan mobil patroli polisi. Korban selanjutnya dibawa ke RS Rizani Paiton untuk diberikan pertolongan.

Sayang, kondisi korban sudah memburuk saat itu. Korban pun akhirnya meregang nyawa. “Keluarga korban enggan untuk dilakukan otopsi. Pihak keluarga menyadari kalau meninggalnya korban adalah murni musibah. Pihak keluarga lantas membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi, lantaran menganggap kecelakaan kerja yang dialami korban adalah musibah,” ujar perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu. (hil/mie)