Ciduk 3 Remaja Mabuk-mabukan di Alun-alun Bangil-Ratusan Miras

BANGIL–Razia perangi minuman keras (miras) digelar tim sapu bersih (saber) maksiat Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Sabtu malam (20/10). Hasilnya, selain mengamankan tiga remaja yang mabuk-mabukkan, petugas juga mengamankan lebih dari seratus miras yang dijual pedagang.

Razia miras itu dimulai pukul 21.10. Sejumlah pasukan saber maksiat dikerahkan untuk melakukan operasi. Sasaran awalnya, adalah pedagang miras yang berjualan di wilayah Bangil dan Pandaan.

MIRAS: Tim Saber Maksiat Satpol PP saat mengamankan ratusan miras dari sebuah toko kelontong di Bangil, Sabtu malam (20/10). (Satpol PP for Jawa Pos Radar Bromo)

 

Petugas melakukan razia di warung milik Ruliana, warga Pogar, Kecamatan Bangil. Dari situ, petugas mengamankan 93 botol miras berbagai merek. Mulai dari topi miring, Mc Donald, arak besar dan berbagai miras lainnya.

Puluhan miras itu pun, diangkut menggunakan mobil patroli. Tak puas dengan temuan itu, petugas bergerak ke wilayah Jetak, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan. Di lokasi itu, petugas mengamankan 59 botol miras.

“Kami melakukan operasi ini, setelah mendapat aduan masyarakat yang mengeluhkan dengan giat perdagangan miras yang dilakukan pelaku,” kata Yudha Tri Widya Sasongko, kasatpol PP Kabupaten Pasuruan.

Mereka yang kedapatan menjual miras itu dijerat tipiring (tindak pidana ringan). Razia miras yang dilakukan tim Saber Maksiat, tidak hanya berhenti di situ. Petugas bergerak kembali ke Bangil, dini hari kemudian (21/10).

Kali ini, sasarannya adalah Alun-alun Bangil. Rupanya, tempat wisata keluarga itu, dimanfaatkan remaja untuk mabuk-mabukkan. Petugas yang mendapati sejumlah remaja bergerombol, kemudian mendekati mereka.

Mereka yang mengetahui kedatangan petugas, memilih kabur. Hingga akhirnya, tiga remaja berhasil diamankan. “Mereka kami temukan, mabuk-mabukkan di Alun-alun Bangil,” terang Yudha. (one/mie)