Akibat Kebakaran di Gunung Arjuno, Jalur Pendakian Masih Ditutup

PURWODADI – Meskipun kebakaran hutan yang terjadi di lereng Gunung Arjuno sudah berhasil dipadamkan, hingga sekarang, penutupan jalur pendakian masih ditutup untuk umum. Penutupan itu dilakukan UPT Tahura R. Soerdjo, selaku pengelola di lapangan.

“Memang kebakarannya sudah padam, tapi penutupan sementara jalur pendakian masih kami berlakukan. Sebab kebakaran ini rawan, sehingga belum kami putuskan dibuka lagi,” kata Agus Budi Utomo, staf obyek wisata alam UPT Tahura R. Soerdjo seksi Malang di Pasuruan.

Pertimbangan lain penutupan jalur pendakian itu karena di wilayah areal Tahura R. Soerdjo yang meliputi Gunung Arjuno, Ringgit, Kembar Satu dan Dua, juga Welirang, saat ini masih memasuki kemarau. Sehingga jika api baru padam, masih berpotensi terbakar lagi.

“Kondisi di lapangan terus kami pantau dan monitoring. Tak hanya dengan pamhut, tapi juga BMKG. Sejauh ini dari informasi BMKG, musim kemarau masih berlangsung. Daripada mengambil risiko, lebih baik ditutup saja dulu jalur pendakiannya,” ucap Budi sapaan akrabnya.

Adapun penutupan jalur pendakiannya sendiri, ia sebutkan diberlakukan di semua izin pos pendakian yang ada. Antara lain Tretes dan Jatiarjo, Prigen; lalu di Tambaksari, Purwodadi; Lawang, Kabupaten Malang dan Sumber Brantas, Kota Batu.

“Penutupan sementara jalur pendakian ini sifatnya tentatif. Jika semuanya dirasa aman. Apabila turun hujan yang intensitasnya mulai cukup di areal Tahura R. Soerdjo, maka pembukaan kembali baru bisa dilakukan,” tegasnya. (zal/fun)