Kasasi Ditolak, Dewan dari PDI Perjuangan Ini Di-PAW

KRAKSAAN – Gugatan Riyati, anggota DPRD Kabuapten Probolinggo dari Fraksi PDIP, ditolak oleh Mahkamah Agung (MA). Kepastian itu setelah turunnya putusan kasasi dari MA pada Agustus lalu. DPC PDIP kabupaten pun mengajukan ulang PAW Riyati.

Yudistira Alfian, humas Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan membenarkan turunnya putusan kasasi gugatan Riyati. Dimana, MA menolak gugatan Riyati. Dengan begitu, gugatan perdata yang diajukan Riyati ditolak secara keseluruhan.

“Putusan MA, menolak permohonan kasasi penggugat (Riyati, Red) sesuai putusan MA nomor 285 K/Pdt.Sus-Parpol/2018. Dengan begitu, putusan sama dengan PN Kraksaan, menolak gugatan pemohon (Riyati),” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo (17/10).

Suhud selaku wakil ketua bidang Hukum dan Advokasi DPC PDIP Kabupaten Probolinggo mengatakan, pihaknya sudah menerima putusan kasasi beberapa bulan lalu. Dengan begitu, proses pemberhentian Riyati sebagai kader PDIP sekaligus PAW-nya, sudah sesuai aturan. “Kami ajukan kembali PAW untuk Riyati. Karena pengajuan PAW sebelumnya sudah lama dan kami perbaharui,” katanya.

Suhud menjelaskan, akhir bulan lalu, pengajuan PAW Riyati sudah dimasukkan ke DPRD. Dimana, saat ini pengajuan PAW sudah diproses oleh pimpinan DPRD. Tinggal menunggu turunnya SK pemberhentian dan pengangkatan dari Gubernur Jatim. “Sesuai aturan, pengganti Riyati adalah Gevie Soesi, ,” terangnya.

Wahid Nurrahman sendiri membenarkan masuknya pengajuan PAW untuk Riyati, menyusul adanya putusan kasasi dari MA yang menolak gugatan Riyati. DPC PDIP telah mengajukan kembali PAW Riyati dan telah diproses. “Sudah diproses pengajuan PAW oleh pimpinan DPRD,” ujarnya.

Sementara itu, Prayuda selaku penasihat hukum (PH) Riyati belum dapat dikonfirmasi. Saat dihubungi via telepon, tak kunjung diangkat. Begitu juga saat Jawa Pos Radar Bromo berusaha menghubungi Riyati tak kunjung dijawab. (mas/rf/fun)