Operasi Cipta Kondisi di Jalan Raya Bentar, Tilang 29 Pengendara

GENDING – Tidak ada pelanggaran kriminal yang ditemukan dalam Operasi Cipta Kondisi yang digelar Polres Probolinggo, Selasa (16/10). Hanya, petugas menilang 29 pengendara di Jalan Raya Bentar, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo.

Operasi itu digelar dalam skala besar. Sejumlah pihak pun dilibatkan. Yaitu, Polisi Militer (PM), Dinas Perubungan (Dishub), dan semua satuan di Polres Probolinggo.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, razia kemarin fokus pada pemeriksaan pengendara yang diduga membawa senjata tajam (sajam), bahan peledak (handak), dan senjata api (senpi). Tetapi, pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor juga dilakukan.

Razia gabungan itu dimulai pukul 07.00 sampai 09.30. Petugas melakukan pemeriksaan, termasuk isi barang muatan kendaraan boks. Karena dikhawatirkan membawa barang yang menjadi alat tindak kriminal.

Hasilnya, petugas tidak mendapati benda berbahaya. Baik itu sajam, senpi, atau handak. Petugas hanya menilang 29 kendaraan bermotor. Sebab, tidak dilengkapi dengan surat kendaraan bermotor, spion, dan lainnya.

Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad saat dikonfirmasi mengatakan, razia gabungan kali ini sebagai upaya cipta kondisi sejak dini menghadapi Pemilu 2019. Meski Pemilu 2019 masih lama, pihaknya terus melakukan langkah antisipasi di wilayah hukumnya. Sehingga, kerawanan-kerawanan bisa dihindari. Mulai dari kerawanan kriminal ataupun pelanggaran dalam berkendara.

”Razia gabungan ini, sebagai upaya pencegahan dan cipta kondisi. Jika ada pengendara yang hendak berbuat kriminal, dengan razia ini bisa diantisipasi lebih dulu. Sehingga, kondisi wilayah hukum kami tetap aman dan kondusif,” katanya.

Menurut Kapolres, memang sedikit pelanggaran yang ditindak dengan tilang. Penyebabnya, ada beberapa faktor. Mulai kesadaran masyarakat untuk tertib lalu lintas yang semakin tinggi. Atau memang di jam-jam kerja itu, kendaraan yang melintas di Jalan Raya Bentar sepi.

”Selain itu, kami razia gabungan skala besar dengan menitikberatkan pada pemeriksaan sajam, handak, dan senpi,” terangnya. (mas/hn/mie)