Atlet Silat Probolinggo Raih Medali di Kejuprov Lamongan

KRAKSAAN – Sejumlah atlet pencak silat Kota dan Kabupaten Probolinggo, menuai sukses di ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) di Lamongan. Dalam Kejurprov yang digelar 2-6 Oktober silam itu, atlet pencak silat asal Kabupaten Probolinggo dan Kota Probolinggo berhasil meraih prestasi gemilang dengan menyabet sejumlah medali.

Untuk atlet Kabupaten Probolinggo berhasil menyabet satu emas. Sementara untuk Kota Probolinggo merengkuh dua medali perunggu. Kejurprov Lamongan diikuti lebih 500 peserta di semua kelas dsari kelas A – kelas I baik kategori putra maupun putri dari pengkab/p-engkot sejawa timur.

Pengurus Kota IPSI Probolinggo menurunkan 11 atlet. Masing–masing 6 putra dan 5 putri. Kesepuluh atlet turun di kategori tanding dan satu atlet turun di kategori seni. Dua medali perunggu berhasil dipersembahkan Muhammad Ali Ridho di kelas C putra dan di Fitria Nur Fadilah kelas F putri diraih.

Ketua Biro Prestasi Pengkot IPSI Probolinggo R. Bagus Khrisna Wijaya mengatakan, selama dua tahun IPSI Probolinggo tidak menyumbangkan medali untuk Kota Probolinggo. Namun dengan sistem seleksi dan latihan dirubah, medali akhirnya dapat diraih. “Kuncinya kekompakan dan kekeluargaan,” terang R. Bagus Khrisna Wijaya.

Dia mengaku, saat Kejurprov lalu, jarak penginapa dengan venue pertandiangan jauh, yaitu 20 menit. Sehingga pemanasan atlet mepet. Dua perunggu yang diraih sudah sesuai target. “target kami mendapat medali. Saya berharap kedepan menjadi motivasi pada Porprov 2019 untuk lebih baik, kami taegrt medali di Proprov,” terangnya.

Sementara Ketua Pengkab IPSI Probolinggo, Ahmad Anshori mengatakan, saat Kejurprov lalu, Kabupaten Probolinggo mengirimkan 6 atlet. Rinciannya 4 putra yang turun di kelas A, B, C, D. Dua lainnya adalah atlet puti yang turun di kelas C dan D. Hasilnya satu medali emas diraih Maulana Ifansyah di kelas A putra.

“Kami senang dan bangga membawa pulang medali emas pertama kalinya di Provinsi, kami sebelumny tidak punya target,” terangnya.

Maulana Ifansyah meraih emas setelah menang mutlak 5 – 0 atas pesilat tuan rumah Kabupaten Lapongan Nuli Dhuha Qoribullah. Kunci kemenangan Ifan diraih lantaran Ifan menguasi teknik dan bermain lebih tenang.

“Speednya juga bagus. Pukulan, tendangan dan bantingannya akurat. Meskipun musuhnya lebig tinggi.” terang Ahmad Anshori. (hil/fun)