Nombok Togel, Ketua BPD Nogosari Pandaan Diciduk

BANGIL – Sebagai ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Nogosari, Kecamatan Pandaan , Buari, 49, warga Dusun Nampes, seharusnya menjadi panutan. Namun, aksinya ini sungguh tak layak ditiru.

Buari kini harus merasakan pengabnya sel tahanan penjara, gara-gara menombok togel. Buari diringkus anggota Satreskrim Polres Pasuruan, Sabtu (6/10).

Ia tak sendirian diciduk polisi. Karena ada rekannya, Samsul Hartono, 48, warga Nogosari, Kecamatan Pandaan yang juga ditangkap. Samsul ditangkap setelah mendapat titipan togel dari Buari.

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Budi Santoso menyampaikan, penangkapan dilakukan pukul 13.00. Bermula dari pengintaian petugas terhadap Buari. Sebab, Buari disebut-sebut sering bermain togel.

Petugas akhirnya mendapati Buari di tepi jalan Nampes, Desa Nogosari. Saat itulah, petugas menggerebeknya. “Saat kami gerebek, kami mendapati pesan pendek yang tertuliskan nomor togel di handphone Buari. Saat kami introgasi, pesan tersebut dikirim ke Samsul,” jelas Busan -sapaan karibnya.

Dari keterangan Buari itu, petugas bergerak menangkap Samsul. Hampir satu jam kemudian, Samsul berhasil ditangkap. Ketika itu, ia tengah berada di tepi jalan kampungnya.

Menurut Busan, beberapa barang bukti ditemukan dari tangan Samsul. Selain sebuah handphone, petugas juga mendapati lima buah bolpoin, selembar kertas berisi rekapan togel, dan beberapa barang bukti lainnya. Atas temuan itulah, keduanya digiring ke Mapolres Pasuruan untuk diperiksa.

“Setelah kami periksa, tersangka Samsul sudah delapan bulan menjalani bisnis terlarang itu. Ia tergiur keuntungan 20 persen dari penjualan togel,” urainya.

Kini, karena perbuatannya, keduanya harus mendekam di tahanan. Mereka dijerat pasal 303 subsider 303 bis KUHP tentang Perjudian. Ancamannya, bisa 10 tahun penjara. (one/hn/mie)