Permintaan Rekomendasi Umrah Meningkat Jelang Akhir Tahun

PANGGUNGREJO – Menjelang akhir tahun 2018, permintaan rekomendasi umrah ke Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan yang berlokasi di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo, meningkat. Ini lantaran setelah selesainya musim haji, banyak masyarakat yang beribadah umrah pada akhir tahun atau awal tahun 2019 mendatang.

Imron Muhadi, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa setelah pulangnya jemaah haji pada awal September lalu, permintaan rekomendasi umrah meningkat. “Sudah terasa sejak pulangnya jemaah haji Kabupaten Pasuruan. Permintaan cukup tinggi bahkan sehari bisa 60-an yang meminta rekomendasi umroh,” jelasnya.

Saat musim haji lalu, pemerintah Arab Saudi memang menutup kegiatan umrah kurang lebih 5 bulan. Dan akan dibuka kembali pada bulan November mendatang. Sehingga untuk persiapan pembuatan paspor, masyarakat ataupun biro perjalanan umrah mulai menyiapkan keperluan administrasi.

Rekomendasi umrah sendiri dibutuhkan untuk jemaah yang baru membuat paspor untuk keperluan umrah. “Sehingga yang sudah punya paspor memang tak perlu membutuhkan rekomendasi umrah lagi,” jelasnya.

Sejak awal September ini, permintaan rekomendasi umrah memang ada kenaikan hingga lipat dua. Jika sebelumnya rata-rata hanya 10-15 permintaan rekon. Pada awal September ini sudah naik rata-rata 20-30-an permintaan rekomendasi umrah.

Kendati meningkat, dari data Kemenag Kabupaten Pasuruan dari Januari sampai September lalu, sudah ada 1.066 permintaan. Jumlah ini memang lebih sedikit dari tahun 2017 lalu di periode yang sama hingga mencapai 1315.

“Ini lantaran kemungkinan karena tahun kemarin tahun pertama mulai diberlakukan rekomendasi umroh, sehingga permintaan rekom tinggi. Sedangkan tahun ini mungkin karena sudah ada yang punya paspor sehingga tak perlu meminta rekomendasi umrah,” pungkasnya. (eka/fun)