Ratusan Miliar untuk Revitalisasi Pasar, Pemkab Ajukan Anggaran ke Pusat

LEBIH BAIK: Seorang pekerja melintas di depan Pasar Winongan, Kabupaten Pasuruan, yang kini direvitalisasi. Kini, Pemkab Pasuruan mengajukan anggaran revitalisasi untuk Pasar Gondangwetan dan Pasar Pandaan. (Mukhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

GONDANGWETAN- Pemkab Pasuruan terus berupaya mengubah wajah pasar tradisional di daerahnya supaya lebih modern. Kini, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Pemkab Pasuruan mengajukan anggaran ratusan miliar rupiah untuk merevitalisasi dua pasar daerah. Yakni, Pasar Gondangwetan dan Pasar Pandaan.

Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan Edy Suwanto mengatakan, pihaknya terus berupaya melakukan revitalisasi pasar tradisional. Seperti, tahun ini dilakukan mulai dari Pasar Pasrepan, Warungdowo, Winongan, Pasar Nguling, dan Pasar Grati. “Masih ada pasar tradisional lainnya yang butuh revitalisasi. Sehingga, kami usulkan agar bisa masuk di Rancangan APBN 2019,” ujarnya.

Edy mengatakan, saat ini pasar yang membutuhkan revitalisasi ada Pasar Gondangwetan dan Pasar Pandaan. Sebab, kini kondisinya terlihat masih semerawut. Agar lebih tertata dan terlihat modern, dua pasar ini diajukan untuk direvitalisasi.

Menurutnya, Pasar Gondangwetan, lokasinya cukup strategis berada menuju ke arah Gunung Bromo. Sehingga, nantinya dibutuhkan bangunan ruko atau kios di bagian depan pasar. Untuk merevitalisasi Pasar Gondangwetan, ini diajukan anggaran sekitar Rp 40 miliar. “Begitu juga di Pasar Pandaan, butuh sentuhan revitalisasi. Usulan dana lebih besar, sekitar Rp 60 miliar sampai Rp 70 miliar,” ujarnya.

Edy mengaku, berharap usulan itu bisa masuk di Rancangan APBN 2019. Karenanya, usulan itu diajukan tahun ini melalui Kementerian Perdagangan. “Tapi, nanti berapa anggaran yang turun, tergantung pusat dan revitalisasi juga akan disesuaikan,” ujarnya. (eka/fun)