Baru 2 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan Lunas 100 Persen PBB, Ini Diantaranya

PASURUAN – Deadline atau batas akhir pembayaran Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Pasuruan jatuh pada 31 Agustus lalu. Sampai Senin (1/10), tercatat baru 41 Desa yang lunas 100 persen dari 365 desa dan Kelurahan di Kabupaten Pasuruan.

Mokhammad Syafi’i, Kabid Pendataan, Penetapan dan Pelaporan Pendapatan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa jatuh tempo pembayaran PBB-P2 memang pada akhir Agustus lalu. Sehingga jika terlambat, wajib pajak akan dikenakan denda sebesar 2 persen perbulannya.

“Kendati begitu, sampai akhir Agustus lalu, ketaatan masyarakat untuk membayar PBB sudah baik. Realisasi pada akhir Agustus mencapai 85,62 persen meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu hanya 75 persen,” jelasnya.

Bagi wajib pajak yang belum membayar, dari petugas desa, kecamatan dan Bank tetap menerima pembayaran pajak. Namun memang ada denda 2 persen yang harus dibayarkan setiap bulan keterlambatan.

Tercatat sampai akhir September atau triwulan ketiga tahun 2018 ini. Untuk penerimaan PBB-P2 sudah mencapai Rp 60,251 Miliar atau 91,29 persen dari target akhir tahun sebesar Rp 66 Miliar. Dari jumlah tersebut tercatat ada 2 Kecamatan yang sudah lunas 100 persen yaitu Kecamatan Tosari dan Lekok. Sedangkan total Desa yang sudah lunas 100 persen ada 41 Desa.

“Jadi ada Desa dan Kecamatan yang masih tersisa 5-10 an persen yang belum membayar. Tapi dengan realiasi 91,29 persen, kami optimistis sampai 3 bulan terakhir ini bisa terlampaui target sampai akhir tahun nanti,” pungkasnya. (eka/fun)