Pemkot Naikkan Target Retribusi Makam Rp 2 Juta

ASET PEMKOT: Sejumlah bocah melintas di sekitar makam Purutrejo II, sore Kamis (27/9). Setelah perubahan APBD, target retribusi pengelolaan makam dinaikkan oleh pemkot. (Foto: Mokhammad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PANGGUNGREJO – Pemkot menaikkan target retribusi pengelolaan pemakaman di Kota Pasuruan melalui perubahan APBD (P-APBD) 2018. Dalam perubahan ini, target retribusi di lima tempat pemakaman umum (TPU) hanya dinaikkan sebesar Rp 2 juta.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemakaman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pasuruan, Wisnu Winarsa mengatakan, target retribusi pengelolaan makam ditarget Rp 27,25 juta. Namun dalam P-APBD 2018, target ini dinaikkan menjadi Rp 29,25 juta

Retribusi ini ditargetkan dapat diperoleh dari lima tempat pemakam umum (TPU) Kota Pasuruan. Yakni, TPU Purutrejo 1, TPU Purutrejo 2, TPU Bugulkidul, TPU Gadingrejo dan TPU Makam Cina Temenggungan. Setiap makam ditarik retribusi sebesar Rp 50 ribu untuk lima tahun.

“Setiap ahli waris hanya perlu membayar Rp 50 ribu dalam lima tahun. Retribusi ini sebagai jaminan jika makam tersebut memiliki ahli waris keluarga,” ungkapnya.

Wisnu mengungkapkan sampai akhir Agustus, retribusi sudah terealisasi Rp 28,2 juta atau 103 persen dari target. Pihaknya optimistis target dalam perubahan ini dapat tercapai sebab target tersebut masih lebih rendah dari perolehan tahun 2017 yang mencapai Rp 29,65 Juta.

Untuk merealisasikan target tersebut, pihaknya akan rutin memberitahu ahli waris untuk melakukan registrasi ulang dan diberi waktu selama enam bulan. Namun, jika belum ada tanggapan, maka pihaknya akan kembali memberi waktu enam bulan untuk melakukan registrasi ulang.

“Kalau memang tidak ada tanggapan sampai batas waktu yang kami berikan kami anggap makam tersebut tidak berpenghuni dan kami ganti dengan penghuni baru,”terang Wisnu. (riz/fun)