Buat Laporan Fiktif, Wanita Asal Tembokrejo Ini Diamankan

BANGIL – Gara-gara tak amanah, Kurnia Tri Handayani, 38, akhirnya dijebloskan ke balik jeruji besi. Perempuan asal Perum Tembokrejo, Kelurahan Tembokrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan ini dipolisikan, setelah menilap duit perusahaan.

Tersangka ditangkap anggota Satreskrim Polres Pasuruan, Kamis lalu (27/9). Ia ditangkap saat berada di rumahnya, sekitar pukul 12.00.

Cerita penangkapan tersebut bermula dari aksi dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukannya. Aksi penipuan dan penggelapan itu dilakukan dengan modus pembuatan laporan fiktif biaya panen. Tersangka dengan mudah melancarkan aksinya, lantaran merupakan karyawan bagian keuangan di CV Windu Jaya, Desa Tambakan, Kecamatan Bangil.

Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Budi Santoso menguraikan, dugaan penipuan dan penggelapan itu dilangsungkan tersangka sejak Maret hingga November 2017. “Ia membuat laporan fiktif biaya panen. Caranya dengan melebihkan biaya pengeluaran,” kata Busan-sapaan Budi Santoso.

Perbuatan tersangka akhirnya terbongkar setelah perusahaan merasa ada kerugian. Selsihnya cukup tinggi. Mencapai Rp 309 juta.

Dari situlah, pihak perusahaan melakukan penelusuran. Hingga akhirnya menemukan adanya kecurangan dalam pembuatan laporan tersebut. “Karena ada temuan kerugian itulah, pihak pemilik perusahaan, Muhammad Asyari atau biasa disapa Kaji Mad melaporkan ke polisi,” sambungnya.

Aduan itu dilangsungkan sejak Juli 2018. Petugas kemudian melakukan penelusuran. Hingga akhirnya mengarah ke tersangka. Petugas kemudian melakukan penangkapan di rumahnya.

Tersangka kemudian dititipkan ke Rutan Bangil. Menurut Busan, tersangka dijerat pasal 374 jo pasal 372 KUHP tentang penipuan dengan penggelapan. Ancamannya, 4 tahun penjara. (one/fun)